Satujuang, Kota Bengkulu- Pemerintah Kota Bengkulu tengah gencar menata wajah kota dengan memindahkan Tugu Tabot dari bundaran Simpang Skip serta memangkas bundaran di Pagar Dewa untuk kelancaran lalu lintas.
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing secara masif melakukan penataan di berbagai titik guna menciptakan suasana kota yang indah, cantik, dan nyaman bagi masyarakat.
Penataan terbaru meliputi pemindahan Tugu Tabot yang sebelumnya berada di tengah bundaran Simpang Skip, Kecamatan Ratu Agung.
Keberadaan bundaran tersebut dinilai kurang pas secara estetika dan sering menjadi titik pemicu kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Tugu Tabot nantinya akan dipindah ke bagian pinggir jalan, tepatnya di lahan bekas pos polisi milik Polresta Bengkulu.
Pemindahan ini terlaksana berkat sinergi antara Pemerintah Kota dan pihak Kepolisian, di mana Polresta Bengkulu telah resmi menyerahkan lahan pos tersebut.
Penyerahan lahan ini bertujuan demi kelancaran pembangunan tugu dan penataan ruang publik di area tersebut.
Selain di Simpang Skip, pemerintah kota juga berencana melakukan penataan di kawasan Pagar Dewa.
Bundaran di area tersebut akan dipangkas untuk memberikan ruang jalan yang lebih luas bagi para pengendara.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna jalan dan meminimalisir penumpukan kendaraan.
Walikota Dedy Wahyudi menegaskan bahwa penataan akan mencakup berbagai area, “Mulai dari Simpang Lima, Skip, Padang Harapan, hingga Pagar Dewa akan kita percantik. Kita buat kota ini menjadi metropolis,” ujarnya, Rabu (24/12).
Upaya Pemkot Bengkulu ini mendapat respons positif dari warga.
Masyarakat menilai perubahan tata kota ini sangat diperlukan agar Bengkulu terlihat lebih modern, tertata, dan ramah bagi mobilitas harian warga. (MCKB)











