Satujuang, Lebong-Dalam rangka memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok Polres Lebong melalui Sat Reskrim (Unit Tipidter) melaksanakan monitoring harga pangan di Pasar Muara Aman, Minggu (4/5/25).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan bahan pokok serta menghindari praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.
Sidak dilakukan oleh Kasat Reskrim Polres Lebong diwakili oleh Kanit Tipidter IPDA Wiwin Nopriansah, S.Sos.
IPDA Wiwin Nopriansah mengatakan Tim melakukan pengecekan langsung terhadap stok dan harga 13 komoditas bahan pangan utama, seperti beras, cabai, daging sapi, daging ayam, telur, gula pasir, minyak goreng, dan ikan laut.
Berdasarkan hasil monitoring, harga bahan pokok di Pasar Muara Aman masih dalam kondisi stabil meskipun ada kenaikan pada beberapa komoditas.
pengecekan tersebut tim juga melakukan pengecekan stok Minyakita. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa stok Minyakita di Kabupaten Lebong masih aman dan melimpah.
Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani SH SIK, melalui Kasi Humas Polres Lebong mengatakan Dari hasil analisis yang dilakukan, sejauh ini tidak ditemukan indikasi kelangkaan bahan pokok di Lebong.
Selain melakukan pengecekan sembako, Polres Lebong juga melakukan pemantauan kegiatan distribusi BBM subsidi seperti pertalite dan bio solar.
Dari hasil pantauan tim ditemukan bahwa kegiatan distribusi tersebut sedikit terhambat dikarenakan adanya kendala jalur distribusi di pulau Baai Bengkulu yang masih mengalami pendangkalan.
Sebagai langkah pencegahan, Polres Lebong melalui Sat Reskrim akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan TPID dalam mengantisipasi hal tersebut.
Pihak kepolisian juga akan menindak tegas para pelaku usaha dan masyarakat yang terbukti melakukan praktik monopoli atau penimbunan bahan pokok dan penggunaan BBM subsidi tidak sesuai ketentuan.
Dengan adanya pengawasan ketat dari pihak kepolisian serta koordinasi lintas sektoral, diharapkan ketersediaan bahan pangan dan BBM di Kabupaten Lebong tetap terjaga.






