Bengkulu – Meski sempat dilarikan warga ke Rumah Sakit (RS), 2 orang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kabupaten Mukomuko, nyawanya tak terselamatkan, Minggu (29/12/24).
Umi dan Turni warga Tanjung Mulya SP 9, Kecamatan XIV Koto dinyatakan meninggal dunia setelah dibacok pria berinisial Sa, warga Desa Rawa Bangun Kecamatan XIV Koto.
Melansir harianrakyatbengkulu.bacakoran.co, disekujur tubuh kedua korban dipenuhi luka sabetan senjata tajam.
”2 korban meninggal, setelah mendapat pertolongan medis, jenazah korban tengah diurus pihak keluarga untuk dimakamkan,’’ kata Robi warga Kecamatan XIV Koto yang ikut mengantar korban.
Kades Rawa Bangun, Cans Yoyok Sudarsono, yang dikonfirmasi membenarkan jika Sa adalah warga desanya.
Namun berkaitan pelaku diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), Cans tidak berani memastikan.
‘’Yang jelas dia ini nyambung kalau ngobrol. Jadi biarlah APH yang menangani perkara ini,’’ kata Cans.
Cans menuturkan, saat waktunya ke masjid, pelaku ke masjid, kalau waktunya panen sawit, pelaku juga manen sawit dan rutinitas normal yang pastinya.
Cans mengaku tidak tahu kalau pelaku selama ini ada mengidap penyakit.
‘’Kalau ketemu setiap hari tidak, tapi sering kalau ada acara tersangka ini hadir,’’ aku Cans.
Sementara itu, Kades Tanjung Mulya SP 9, Wardoyo, membenarkan kedua korban yang dibacok pada Minggu (29/12) pagi sekira pukul 09.00 WIB adalah warga desanya.
Umi dibacok di pinggir jalan di depan MTs. Sedangkan Turni dibacok di dalam kamar rumahnya.
“Kalau motif pembacokan saya tidak tahu, tapi kalau pelaku ini, kabar yang saya dapat itu warga Desa Rawa Bangun SP 10, yang katanya mengidap gangguan jiwa,’’ kata Wardoyo.
Wardoyo melanjutkan, usai membacok ke 2 korban, Sa langsung melarikan diri.
Kemudian warga bersama polisi mengejar pelaku dan akhirnya berhasil ditangkap di wilayah Desa Sumber Makmur SP 8.
‘’Pelaku sendiri sudah dibawa ke kantor Polres Mukomuko untuk diamankan. Warga dan polisi yang menangkap dan membawanya ke Polres Mukomuko,” ujar Wardoyo.
Terpisah, Kapolres Mukomuko, AKBP Yana Supriatna, melalui Kapolsek Kota Mukomuko, Iptu Dedi Napitupulu membenarkan adanya kejadian pembacokan tersebut.
‘’Ya, memang benar ada kejadian pembacokan pagi ini di SP 9 dan saat ini pelaku sudah diamankan. Kita akan segera serahkan ke pihak Polres Mukomuko,’’ jelas Dedi.
Dedi menyebut belum bisa memastikan, apakah pelaku merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau bukan.
‘’Untuk kebenaran pelaku merupakan ODGJ, tentu saja ada proses yang nantinya akan di Jalani dan informasi selanjutnya akan kita informasikan kembali,’’ tutup Dedi. (OIL/NET/Red)






