Teseret Arus, Bocah 12 Tahun Hanyut Saat Mandi di Bendungan Irigasi

Jasad Fahri di rumah duka

Bengkulu Selatan – Seorang bocah dilaporkan tenggelam dan meninggal dunia setelah terseret arus air Bendungan Irigasi Air Nipis Desa Palak Bengkerung Kabupaten Bengkulu Selatan.

Korban bernama Fahri (12), merupakan warga desa Suka Negeri Kecamatan Air Nipis, peristiwa duka ini terjadi pada Senin (20/6/22) sekitar pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan keterangan masyarakat setempat, kronologi kejadian sekitar pukul 12.00 WIB, korban Fahri pamit kepada orang tuanya untuk mandi di Lokasi Bendungan Irigasi Air Nipis bersama kedua temannya Aldi dan Paro.

Baca Juga :  Haris Pertama Lantik Pengurus KNPI Bengkulu

Pada waktu sekitar pukul 13.00 WIB, kedua teman korban berlari menuju rumah korban dan mengatakan kepada ayah korban, Ekrun Hayadi, bahwa korban tenggelam dan hanyut.

Ayah korban langsung menuju lokasi kejadian kemudian bersama dengan warga setempat melakukan pencarian korban.

Korban akhirnya ditemukan pada jarak 100 meter dari lokasi korban mandi sekitar pukul 13.30 WIB, korban pun langsung dibawa ke Puskesmas Seginim.

Baca Juga :  Tertimpa Pohon Cemara Tumbang, Pelajar Ilir Talo Meninggal

Dalam laporan tertulisnya Kapolsek Seginim, Iptu Kusyadi SH M.Si, menyampaikan bahwa pihak Puskesmas Seginim menyatakan korban tiba di Puskesmas Seginim sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Pada tubuh korban ditemukan luka lecet pada bagian punggung tangan sebelah kanan, luka lecet pada pergelangan kaki kiri dan luka lecet pada bagian dagu,” urainya.

Baca Juga :  Ditinggal Ke Kondangan Rumah Habis Dilahap Api

Visum kepada korban dilakukan oleh pihak Puskesmas Seginim. Berdasarkan keterangan tetangga korban, ternyata Fahri mengidap penyakit epilepsi.

Jasad korban sudah dibawa ke rumah duka dan langsung diadakan prosesi pemakaman. (Red/Ws)