Desa Retak Mudik Laksanakan Titik Nol Tanda Dimulainya Pembangunan  

Pemerintahan Desa Retak Mudik Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Mukomuko sesaat sebelum melakukan titik nol.

Mukomuko – Pemerintahan Desa Retak Mudik Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Mukomuko melakukan titik nol sebagai tanda dimulainya agenda kegiatan pembangunan, Senin (20/6/22).

Adapun titik nol proyek pembangunan yang menggunakan Dana Desa ini terdiri dari empat titik sumur bor dan satu titik rehabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT).

Saat titik nol di lokasi dihadiri Babinsa, Babinkamtipmas, Pendamping Desa, BPD dan Camat Sungai Rumbai.

Kegiatan titik nol ini dihadiri Babinsa, Babinkamtipmas, Pendamping Desa, BPD dan Camat Sungai Rumbai.

Baca Juga :  Pemuda Bengkulu Gelar Malam Berkabung Untuk Wadas

Dalam sambutannya, Camat Sungai Rumbai menyampaikan selamat kepada Kades baru yang telah mulai menjalankan tugasnya.

“Saya mengimbau mari kita kerjakan kegiatan desa yang sudah berjalan ini dengan sebaik-baiknya termasuk dengan TPK selaku pelaksana. Kita berkoordinasi juga dengan semua stakeholder,” pesannya.

Baca Juga :  Kades Tinggi Ari Kabupaten Kaur Salurkan BLT-DD Tahap 8 dan 9
Saat titik nol di lokasi dihadiri Babinsa, Babinkamtipmas, Pendamping Desa, BPD dan Camat Sungai Rumbai.

Kapolsek Sungai Rumbai Ipda M Azhara K juga menyampaikan selamat kepada Kades baru dan mengajak untuk bersama-sama mensukseskan progam Dana Desa agar berjalan seperti yang masyarakat harapkan.

Baca Juga :  Pangdam IV/Dip Hadiri Lomba Menembak Fun Game Kapolda Cup

“Dan tidak bosan-bosannya saya mengimbau terkait kamtibmas yang ada wilayah hukum di daerah ini,  supaya masyarakat tidak lengah dan selalu waspada,” ujar Kapolsek.

Kades Retak Mudik, Thomas juga menyampaikan hal yang sama, untuk bersama-sama mengelola Dana Desa dengan sebaik-baiknya.

“Saya minta saran dan masukannya dari seganap pihak yang terkait, karena saya masih baru tentu banyak kekurangan. Mudah mudahan kegiatan pembangunan yang menggunakan Dana Desa ini bisa berjalan seperti yang kita harapkan,” tandas Kades Thomas. (zul)