Satujuang, Seluma – Pemerintah Kabupaten Seluma menggenjot pembangunan akses dan fasilitas Masjid Baitul Falihin sebagai pusat pelaksanaan MTQ ke-XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2026.
Fokus utama persiapan ini meliputi pembangunan akses jalan, gerbang, serta rehabilitasi fasilitas dan gedung Masjid Baitul Falihin.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma, M Syaifullah SE MSi, menjelaskan akses keluar masuk masjid akan dibuat dua jalur, yakni jalur masuk dan jalur keluar, guna menunjang kelancaran mobilitas selama pelaksanaan MTQ.
“Sudah tanda tangan kontrak hari ini titik nol untuk pembangunan jalan di masjid Palihin ini,” sampai Syaifullah, Jumat (20/2/26).
Pekerjaan pembangunan jalan dan gerbang tersebut akan berlangsung selama 75 hari sejak penetapan titik nol.
Syaifullah optimistis seluruh proyek pembangunan dapat rampung sebelum pelaksanaan MTQ dimulai.
“Hari ini titik nol jalan, untuk gerbang dan rehab masjid kontraknya berbeda. Dan waktu pengerjaan selama 75 hari setelah titik nol,” imbuh Syaifullah.
Terkait hal tersebut, terdapat dua kontrak pekerjaan dalam proyek pembangunan Masjid Baitul Falihin.
Kontrak pertama dikhususkan untuk pembangunan jalan di kawasan masjid, sementara kontrak kedua meliputi pembangunan gerbang serta rehabilitasi fasilitas masjid. (Da)











