Partai Pelita Targetkan Lolos Verifikasi KPU, Din Syamsuddin : Ini Partai Anak Muda

Semarang – Partai Pelita besutan Prof Dr KH MS Din Syamsuddin, MA Ph.D yang juga sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan partai, menggelar Ceramah Kebangsaan.

Selain itu, sekaligus memberikan pembekalan kepada pengurus Partai Pelita ditingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Tengah di Hotel UTC Jl. Kelud Raya, Semarang, Sabtu (6/8/22) sore.

Pembekalan ini dalam rangka mempersiapkan diri sebagai calon peserta Pemilu 2024.

Dasar pemikiran lahirnya Partai Pelita menurut Din Syamsuddin, mantan Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini, mempunyai tujuan berjuang pada jalur konstitusional.

Karena, lanjut Din, konstitusional saat ini masih belum sesuai dengan UUD 1945 yang asli.

Melalui Partai Pelita, Din mengajak untuk melakukan perubahan dalam kehidupan bangsa.

Katanya, bangsa yang besar mempunyai kekuatan besar, baik sumber daya manusia dan sumber daya alam, sumber daya nilai.

“Namun hingga tahun ke-77 dari kemerdekaan ini masih jauh dari cita-cita nasional, bahkan ada gejala semakin menjauh dari Pancasila dan UUD 1945,” kata Din Syamsuddin kepada awak media usai acara.

Untuk itulah, Din berharap partai yang dipimpinnya menjadi partai alternatif yang mampu menampilkan diri tidak seperti kebanyakan partai-partai lainnya.

Terutama dalam memegang teguh nilai-nilai moral yang memastikan penegakkan etika dan moral politik khususnya berdasarkan agama.

Sehingga partainya jauh dari yang namanya pragmatisme politik, oportunisme politik, materialisme politik yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan negara.

Di kesempatan ini, Din mengajak kaum milenial yang kita tahu jumlahnya besar dan pada Pemilu 2019 mereka yang tidak memilih sekitar 30 persen.

“Marilah menaruh harapan pada partai ini dan ini kita niatkan menjadi partai kaum muda milenial yang para pengurusnya sedapat mungkin di bawah usia 40 tahun atau lebih sedikit masih kita tolerir,” ungkapnya.

Din mengungkap, partainya sesuai dengan peraturan KPU secara administratif sudah terbentuk 75 persen dari seluruh kabupaten/kota di setiap provinsi sehingga sudah memenuhi syarat ketentuan KPU.

Untuk saat ini Partai Pelita tidak ingin berandai-andai, karena targed yang ingin dicapai dalam waktu dekat adalah lolos verifikasi administrasi dan faktual sesuai peraturan KPU.

Sehingga pada 14 Desember yang akan datang sesuai keputusan KPU, partainya lolos sebagai peserta Pemilu 2024.

“Targed kami tiada lain menjadi partai alternatif. Saya sangat yakin dan optimis generasi muda bangsa ini serta bangsa Indonesia secara keseluruhan masih banyak kaum idealis, itulah yang ingin kita tampung,” ungkap Din.

Harapannya setelah lolos verifikasi nanti pihaknya akan segera menata partainya dengan melakukan penataran dan orientasi bagi seluruh fungsionaris partai, mulai DPP, DPW, DPD, DPC seluruh Indonesia.

Selain itu, pihaknya akan memberikan training dan pelatihan khusus kepada calon-calon anggota legislatif.

Diharapkan Din, pada sisa waktu yang tersisa ini, ia mengajak jajarannya untuk berjuang berjibaku melengkapi persyaratan administrative.

Sehingga saat diterima oleh KPU, partai Pelita siap menghadapi verifikasi dan dinyatakan sebagai peserta Pemilu 2024.

Ditempat sama, Ketua DPW Partai Pelita Jawa Tengah, Dodik Indrawirawan mengatakan, bahwa Partai Pelita di Jawa Tengah dari 35 kabupaten/kota telah terbentuk sekitar 91 persen.

“Alhamdulillah dari total 35 kabupaten/kota, kita sudah 29 dan 4 kabupaten masih dalam proses yang In Shaa Allah akan selesai dalam satu atau dua hari ini,” kata Dodik saat mendampingi Din Syamsuddin usai acara.

Diketahui 4 Kabupaten yang masih menunggu SK adalah Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, Demak dan Pati. (red/had)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *