Bengkulu Tengah – 7 Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Tengah mengkritik laporan pertanggungjawaban APBD Bengkulu Tengah tahun 2021.
Kritik yang disampaikan dalam rapat paripurna itu terkait penyerapan anggaran yang kurang maksimal, pembangunan infrastruktur yang belum tercapai, serta meminta Bupati untuk mengevaluasi kedisiplinan ASN.
Ketua DPRD Bengkulu Tengah Budi Suryantono berharap kritik yang telah disampaikan oleh fraksi-fraksi tersebut, bisa menjadi bahan evaluasi dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.
“Tentu harapan kita semua kritik yang disampaikan, bisa dijadikan sebagai bahan untuk melakukan evaluasi ke depan agar Eksekutif bisa lebih maksimal dalam bekerja,” tegasnya.
Sebagai gambaran, bahwa APBD Perubahan tahun lalu tidak di evaluasi oleh Gubernur Bengkulu, hal ini dikarenakan terlambatnya pengesahan.
Sehingga hal ini berdampak pada tidak adanya serapan dalam APBD Perubahan, kondisi seperti inilah yang harus dijadikan sebagai bahan evaluasi.
“Ke 7 fraksi sudah menyampaikan kritikan, atas kritikan tersebut Pemerintah Kabupaten diminta untuk segera mengevaluasi kinerja, sehingga tidak terjadi lagi kedepannya,” pungkas Budi. (Adv)







Komentar