Satujuang- Kualitas udara di Jakarta pada Sabtu pagi ini menduduki peringkat kedua sebagai salah satu kota dengan udara terburuk di dunia.
Menurut data dari situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.58 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta mencapai angka 191, masuk dalam kategori tidak sehat, Sabtu (8/6/24).
Hal ini dapat merugikan manusia, hewan, serta tumbuhan sensitif, serta dapat menimbulkan kerusakan pada nilai estetika.
Kondisi tersebut termasuk dalam kategori sangat tidak sehat, dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299, yang dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Kota dengan kualitas udara terbaik di Jakarta pada hari itu adalah Delhi, India, yang memiliki AQI sebesar 270.
Disarankan kepada masyarakat untuk memakai masker saat keluar rumah, mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, serta menyalakan penyaring udara demi menjaga kualitas udara yang lebih baik.(Red/antara)






