Green House Hancur Ditimpa Pohon, Warga: Pihak SMPN 17 Sudah Berulangkali Diingatkan

Bengkulu – Angin Badai yang menerjang kota Bengkulu pada Senin (8/5) sore kemarin menimbulkan banyak kerusakan yang dialami warga.

Salah satunya bangunan Green House usaha pertanian milik warga yang berada tepat disamping SMPN 17 Kota Bengkulu jalan WR Supratman kecamatan Muara Bangka Hulu, Kota Bengkulu.

“Ukuran sekitar 4×8 meter, kalau Rp.20 juta lebih, mungkin sampai Rp.50 an juta biaya bangun ini,” terang Akmal, penjaga usaha pertanian tersebut, Selasa (9/5/23).

Bangunan tersebut ringsek, ditimpa cabang pohon jenis kapuk yang roboh akibat hujan badai yang melanda kota Bengkulu pada Senin (8/5) sore.

Informasi terhimpun pihak DLH sudah datang untuk mengevakuasi pohon yang roboh tersebut, tampak beberapa potongan kayu yang besar sudah terpotong rapi disekitar lokasi kejadian.

Pantauan Satujuang saat tiba di lokasi, tampak beberapa warga sedang membersihkan dahan-dahan pohon yang masih berserakan di dalam lokasi usaha pertanian.

“Sudah berulangkali kita ingatkan pihak sekolah, meminta untuk menebang pohon, tapi belum juga ditebang,” ujar salah seorang dari penjaga usaha pertanian lainnya.

Pewarta mencoba untuk menemui kepala SMPN 17 untuk meminta keterangan, namun menurut keterangan pihak Sekolah, Kepala Sekolah sedang keluar.

Ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp, pesan yang dikirimkan pewarta hanya dibaca oleh kepala Sekolah tanpa ada jawaban sedikitpun.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan dari Kepala Sekolah, terkait bagaimana langkah yang akan diambil pihak mereka terhadap bangunan warga yang hancur.

Begitupun terkait tindakan apa yang akan diambil oleh pihak sekolah terhadap sisa dari pohon yang tumbang tersebut.

Karena masih berdiri menjulang tinggi, dan dikhawatirkan akan terjadi kejadian yang sama dikemudian hari. (Red/ccp)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar