Error Sepekan Lebih, Pramono Anung Akhirnya Pecat Direktur IT Bank DKI

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengambil langkah tegas terkait keluhan nasabah atas gangguan layanan transaksi perbankan Bank DKI.

Dalam rapat bersama direksi Bank DKI, Pramono mengumumkan pemecatan Direktur Teknologi dan Operasional, Amirul Wicaksono, sebagai respons atas permasalahan yang terjadi.

“Pembebastugasan direktur IT harus segera dilakukan, dan saya pastikan langkah ini diimplementasikan tanpa penundaan,” ujar Pramono, sebagaimana dikutip dari akun Instagram miliknya, Selasa (8/4/25).

Lebih lanjut, Pramono menyatakan akan melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri dan menegaskan bahwa tidak ada unsur intervensi dari jajaran Pemerintah Provinsi DKI dalam penanganan permasalahan layanan Bank DKI.

“Jika ada pihak yang turut campur, saya tidak akan segan mengambil tindakan hukum. Ini tentang membangun kepercayaan publik bahwa layanan kami tidak mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Sejak 29 Maret, sistem keamanan internal Bank DKI secara otomatis mendeteksi adanya gangguan, sehingga langsung mengaktifkan fitur pemeliharaan sistem.

Aktivasi ini berdampak pada kesulitan nasabah dalam melakukan transfer antarbank dan pembayaran menggunakan QRIS melalui aplikasi JakOne Mobile.

Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, menjelaskan bahwa mekanisme tersebut merupakan bagian dari sistem pencegahan internal untuk menjaga integritas perbankan.

“Aktivasi fitur pengamanan terjadi secara otomatis sebagai langkah preventif. Kami terus melakukan pemulihan sistem agar layanan bisa kembali normal,” tambahnya dalam konferensi pers.

Hingga saat ini, pemulihan sistem sudah menunjukkan hasil yang positif dengan 750 unit ATM yang tersebar di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya telah beroperasi kembali, termasuk di kantor kelurahan, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, serta lokasi publik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *