Bengkulu, Satujuang.com – Puluhan pekerja sektor informal di Kota Bengkulu menerima fasilitas perlindungan jaminan sosial melalui program pembagian kartu BPJS Ketenagakerjaan gratis.
Aksi kemanusiaan tersebut terlaksana atas kolaborasi Yayasan Peduli Sesama Jakarta bersama Forum Komunikasi Masyarakat Sipil Bengkulu (FKMSB) di Gedung PNPM Pepabri, Jumat (23/10/26).
Mengusung tema Bersama Mewujudkan Perlindungan Kerja dan Kesejahteraan Masyarakat, kegiatan ini menyasar langsung kelompok pekerja rentan seperti pedagang kecil, buruh harian, sopir ojek pangkalan, hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Perwakilan Yayasan Peduli Sesama di Bengkulu Heri Affandi menegaskan bahwa proteksi keselamatan kerja merupakan kebutuhan mutlak bagi para pencari nafkah harian.
“Kami dari yayasan peduli tersentuh dengan perjuangan para pekerja informal yang mencari nafkah sehari-hari. Ketika bekerja tanpa perlindungan kan kurang baik, artinya jerih payah mereka bisa sia-sia jika tertimpa risiko kerja di lapangan,” ujar Heri di sela kegiatan.
Melalui program kemitraan ini, para pekerja informal langsung diikutsertakan ke dalam tiga program manfaat utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), serta Jaminan Hari Tua (JHT).
Heri memastikan para penerima manfaat tidak dibebani setoran premi sepeser pun lantaran seluruh pembiayaannya telah ditanggung penuh oleh kas yayasan selama satu tahun ke depan.
“Preminya sudah dibayarkan setahun penuh oleh pihak Yayasan Peduli Sesama yang bertempat di Jakarta. Jadi bapak dan ibu yang terdaftar ini tidak perlu bayar lagi, dan ke depannya akan terus kita bayarkan secara berkelanjutan,” papar Heri.
Nantinya seluruh peserta akan menerima kartu elektronik resmi yang dikirim ke gawai masing-masing untuk mempermudah proses klaim hak perawatan medis maupun asuransi.
“Tinggal membawa dan menunjukkan kartunya ke BPJS atau pihak asuransi. Kalau tidak salah untuk jaminan hari tua nanti peserta bisa mencairkan hak sekitar Rp20 juta,” jelasnya lebih lanjut.
Pada pelaksanaan kegiatan tersebut, sebanyak 40 orang warga hadir mendaftarkan diri, di mana tim teknis dari kantor BPJS Ketenagakerjaan langsung memverifikasi keabsahan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk menjaring kuota 25 penerima manfaat yang lolos administrasi.
Penyaluran jaminan gratis ini menjadi agenda berkesinambungan pihak yayasan, setelah sebelumnya berhasil membagikan 20 kartu kepesertaan serupa bagi komunitas pengemudi ojek online di Kota Bengkulu.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Sipil Bengkulu Jevi Sartika SH, menegaskan dukungan penuh lembaganya terhadap kolaborasi aksi kemanusiaan tersebut.
“Kami menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini sebagai wujud nyata sinergi elemen masyarakat sipil dalam menyukseskan program pemerintah memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal,” tegas Jevi.
Jevi menambahkan, kehadiran inisiatif sosial seperti ini sangat krusial untuk memastikan masyarakat akar rumput mendapatkan rasa aman dan terhindar dari keterpurukan ekonomi saat mengalami kecelakaan kerja. (Red)





















