Lebong – Ali Rusin (52), warga Desa Bioa Putiak, Kecamatan Pinang Belapis dikabarkan meninggal dunia akibat tertimpa kayu di hutan tidak jauh dari rumahnya.
Kejadian bermula saat korban berangkat dari rumahnya menuju hutan dengan tujuan ingin menebang kayu sekira pukul 15.00 WIB, Selasa (12/7/22) sore.
Istri korban , Sartika (40) heran, karena hingga pukul 19.00 WIB, korban tak kunjung pulang ke rumah.
Merasa khawatir, Sartika menghubungi tetangga untuk meminta bantuan agar menyusul suaminya ke hutan.
Sekira pukul 19.30 WIB, beberapa tetangga korban berangkat ke hutan untuk menyusul korban.
Setibanya di hutan sekira pukul 20.30 WIB, Jumal Tori (40) dan Ateng (52) yang ikut menyusul korban ke hutan terkejut mendapati korban sudah tergeletak tertimpa pohon.
Korban dalam keadaan tidak sadarkan diri dan diduga telah meninggal dunia di lokasi kejadian.
Melihat kondisi korban, Jumal dan Ateng lalu menghubungi Kepala Desa Bioa Putiak dan meminta bantuan warga lainnya untuk mengevakuasi korban.
Kapolres Lebong, AKBP Awilzan melalui Kapolsek Lebong Utara, Iptu M Subkhan, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Subkhan mengatakan, setelah mendapat informasi tersebut dirinya langsung menurunkan anggota ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.
Pihaknya telah mendatangi rumah korban dan menggali keterangan dari sejumlah saksi.
Untuk sementara, korban dinyatakan meninggal murni karena kecelakaan dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.
“Ditemukan luka di bagian bibir korban hingga mengeluarkan darah dan juga di bagian pelipis sebelah kiri,” kata Subkhan saat dikonfirmasi, Selasa (12/7) malam.
Ia juga mengimbau kepada seluruh wargakhususnya di wilayah hukum Lebong Utara agar lebih berhati-hati dan hindari aktivitas di tempat-tempat yang rawan terjadi musibah apa lagi saat cuaca ekstrim.
“Saat ini cuaca ekstrim dan tidak menentu, jadi kami mengimbau kepada warga agar lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-sehari,” imbau Subkhan. (red/sj007)






