Satujuang, Blitar- Tenaga Ahli Fraksi PKB DPRD Kota Blitar, Arif Kurniawan, membeberkan beragam hasil reses lima anggota fraksi, menyoroti aspirasi masyarakat dan sikap kritis partai.
Arif Kurniawan menyampaikan rangkuman aspirasi tersebut usai menghadiri reses Totok Sugiarto di Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, Sabtu (7/3/26).
Aspirasi dari Ely Idayah Vitnawati fokus pada pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk masyarakat setempat.
Sementara itu, Adi Santoso mengusulkan isu outsourcing ketenagakerjaan serta peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Sementara Totok Sugiarto menyoroti ekonomi masyarakat utara Pasar Legi dan pedagang pasar, termasuk Pasar Loak, agar lebih ramai.
Totok juga mengangkat isu ketenagakerjaan terkait banyak anggota Badan Otonom PKB yang bekerja sebagai outsourcing di Pemkot.
Judarso dan Abdus Sjakur mengusulkan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Sananwetan, sementara ekonomi di Kecamatan Sukorejo.
Fraksi PKB berani mengkritik Wali Kota Blitar yang diusung partai jika visi misinya menyimpang dari kemaslahatan rakyat.
“PKB siap menegur karena partai ini merupakan pengusung utama Wali Kota Blitar,” kata Arif.
Arif mendorong eksekutif, AG I dan AG II, untuk tetap solid, menjaga kekompakan, serta menuntaskan visi misi program.
“Semua program harus dimaksimalkan demi kepentingan seluruh masyarakat Kota Blitar,” imbuhnya.
Pemerintah Kota didorong mengevaluasi sistem outsourcing dan menambah pekerja jika memungkinkan.
“Jika tidak, jalur ekonomi kreatif, khususnya pariwisata lokal, dapat menjadi solusi alternatif,” tambahnya.
Arif berharap setiap kelurahan memiliki program ekonomi kreatif jika Pemkot tidak sanggup menampung pekerja outsourcing. (Herlina)











