PT Sandabi Indah Lestari Absen, Hearing Konflik Lahan Petani di DPRD Seluma Dijadwalkan Ulang

Satujuang, Seluma – Rapat dengar pendapat antara Ikatan Forum Petani Bersatu (FPB) dan PT Sandabi Indah Lestari (SIL) terkait konflik lahan petani di Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan batal digelar.

Agenda yang dijadwalkan di DPRD Seluma tersebut urung terlaksana lantaran perwakilan PT SIL tidak hadir, Selasa (24/2/26).

Wakil Ketua I DPRD Seluma, Syamsul Aswajar, yang memimpin rapat, membenarkan bahwa perwakilan perusahaan tidak memenuhi undangan.

Menurut Syamsul Aswajar, ketidakhadiran itu disebabkan pimpinan perusahaan sedang berada di luar Provinsi Bengkulu.

“Pihak PT SIL meminta dijadwalkan ulang pada Minggu depan, karena manager PT saat ini sedang tidak di provinsi bengkulu,” sampainya.

Agenda utama rapat dengar pendapat tersebut berfokus pada tuntutan Ikatan Forum Petani Bersatu (FPB).

“Agenda hearingnya yakni tuntutan masyarakat untuk mengeluarkan lahan masyarakat FPB dari HGU PT,” jelas Syamsul.

Konflik lahan antara FPB dan PT SIL diketahui telah berlangsung selama sekitar 14 tahun.

Sampai saat ini, belum ada penyelesaian konkret dari pihak perusahaan terkait persoalan tersebut. (Da)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *