Satujuang, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 2 unit sepeda motor sport Ducati sebagai barang bukti usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, yang akrab disapa Noel pada Kamis (21/8/25).
Kedua motor tersebut terlihat diangkut menggunakan mobil pikap ketika sampai di gedung KPK sekitar pukul 13.48 WIB.
Satu unit tampil dengan perpaduan warna putih-merah, sementara unit lain berkelir oranye.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengatakan penyidik mengamankan berbagai barang bukti dalam operasi itu, termasuk uang tunai, puluhan kendaraan roda empat, serta beberapa unit motor Ducati.
“Hingga kini, barang bukti yang diamankan antara lain uang, puluhan mobil, dan motor Ducati,” ujar Fitroh.
Diketahui dalam operasi tersebut, KPK menangkap 10 orang, Immanuel Ebenezer beserta para pihak yang diamankan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di gedung KPK.
Mereka berstatus terperiksa sementara penyidik menyiapkan langkah lanjutan. Kasus ini dikaitkan dengan dugaan tindak pemerasan.
Menurut pihak KPK, pemerasan itu diduga terkait pengurusan sertifikasi K3 bagi sejumlah perusahaan.
Fitroh menegaskan penyidik akan menuntaskan proses pemeriksaan sebelum menentukan status hukum para terperiksa.
Penyidik memiliki waktu 1×24 jam untuk memutuskan apakah akan menahan atau menaikkan status hukum para pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut. (AHK)






