Selamat Tinggal Bumi Rafflesia

Bengkulu – Penggantian julukan Bengkulu Bumi Rafflesia menjadi Bumi Merah Putih yang diinginkan Gubernur Bengkulu terpilih, Helmi Hasan ternyata masif dilakukan.

Sejak pengumuman ditetapkannya sebagai pemenang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu tahun 2024 pada Januari 2025 kemarin.

Upaya melakukan perubahan nama ini makin masif dilakukan, terutama di gedung daerah perkantoran Gubernur Bengkulu.

Salah satu upayanya yakni menurunkan ornamen-ornamen berbentuk bunga Rafflesia yang ada di gedung pemerintahan tersebut.

“Hampir semua ornamen yang berbentuk bunga Rafflesia di gedung daerah sudah diturunkan,” ungkap narasumber media ini, Rabu (19/2/25).

Ornamen bunga Rafflesia yang biasa menghiasi dinding ruangan terutama ruang media center diturunkan dan berujung diletakkan dalam gudang.

“Beberapa orang datang, dan mulai menurun semua ornamen berbentuk Bunga Rafflesia,” imbuhnya.

Selain itu, beberapa ornamen bunga Rafflesia seperti yang menempel di tembok salah satu Sekolah Dasar di kota Bengkulu bahkan sudah tidak berwana merah lagi selayaknya bunga Rafflesia.

Ornamen bunga kebanggaan masyarakat provinsi Bengkulu selama puluhan bahkan ratusan tahun itu sudah berubah warnanya menjadi putih dan biru, bahkan tidak menggabarkan bentuk bunga lagi.

Tidak hanya itu saja, baru-baru ini bahkan ucapan selamat datang di Bengkulu Bumi Rafflesia tepatnya berada didepan gerbang bandara Fatmawati Bengkulu.

Mendadak sudah berubah menjadi Selamat Datang di Bengkulu Bumi Merah Putih.

Tulisan itu terpasang rapi meski dipaksakan sehingga membuat tanpa ada spasi diantara setiap kata.

Tulisan ini pun mendapatkan banyak komentar dari warganet Bengkulu. Bahkan menjadi topik pembicaraan utama beberapa pihak.

Beberpa pihak mempertanyakan, perubahan nama yang bersejarah ini apakah pernah dibahas dengan pihak-pihak yang mengerti dengan sejarah Bengkulu atau belum.

Karena nama Bumi Rafflesia bukan hanya sekadar nama, ada histori dalam nama tersebut.

Saking melekatnya dengan masyarakat Provinsi Bengkulu, ornamen bunga kebanggan tersebut ada dalam berbagai bentuk. Baik foto, tugu, bingkisan, oleh-oleh dan banyak hal lainnya.

Sudah sangat melekat, setiap orang yang mendengar nama Rafflesia pasti akan langsung mengingat Provinsi Bengkulu.

Muncul beberapa pertanyaan dari netizen media sosial di Bengkulu, diantaranya: Mengapa terkesan mendadak dan terkesan dipaksakan? Apakah setiap pemimpin baru datang, nilai sejarah sebuah daerah bukanlah hal yang terlalu penting?. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *