Satujuang- PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (IDX: CSAP), perusahaan distribusi bahan bangunan dan barang konsumsi terbesar di Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan Paper.id, platform invoicing dan pembayaran terkemuka di tanah air.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional CSAP melalui otomatisasi proses pencocokan dokumen, pemrosesan invoice, dan rekonsiliasi pembayaran antara pembeli dan pemasok.
Kemitraan ini didukung oleh Paper.id Supplier Portal, yang menggunakan teknologi Optical Character Recognition (OCR) berbasis Artificial Intelligence (AI).
Inovasi ini memungkinkan pengolahan dokumen secara lebih cepat dan akurat, mengurangi kebutuhan akan pekerjaan manual, serta meningkatkan efisiensi operasional.
Dengan lebih dari 35.000 pelanggan dan 20.000 SKU, CSAP dapat melayani pelanggan dengan lebih baik dan lebih efisien.
Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang diproyeksi mencapai $130 miliar pada tahun 2025 mendorong perusahaan untuk mengadopsi inovasi guna meningkatkan daya saing.
Paper.id Supplier Portal diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bisnis menengah dan besar yang mencari solusi efisiensi.
Di pasar global, nilai pasar OCR diperkirakan akan tumbuh dari $12,5 miliar pada tahun 2023 menjadi $32,9 miliar pada tahun 2030, menunjukkan kebutuhan yang terus meningkat akan solusi pengolahan data yang cepat dan akurat.
Proses pengelolaan dokumen dimulai ketika pemasok mengirimkan invoice dan dokumen terkait ke email tertentu.
Teknologi OCR memungkinkan dokumen untuk mengekstrak informasi secara otomatis, sehingga CSAP dapat memproses data lebih lanjut tanpa input manual.
General Manager IT CSAP, Budi Santoso, menegaskan bahwa Paper.id Supplier Portal menjadi aset berharga dalam meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas perusahaan.
Yosia Sugialam, CoFounder dan CEO Paper.id, menyatakan dukungannya terhadap kemitraan ini.
Ia menyatakan bahwa Paper.id Supplier Portal dirancang untuk membantu bisnis di berbagai sektor dalam meningkatkan efisiensi operasional melalui digitalisasi proses pembayaran dan penagihan.
Kerja sama ini menjadi langkah penting untuk menetapkan standar baru dalam efisiensi operasional di sektor ritel bahan bangunan, menjadikan proses lebih aman, cepat, dan transparan.
Yosia menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan fitur sesuai kebutuhan bisnis dalam digitalisasi pengelolaan dokumen.(Red/rls)






