Teuku Zulkarnain: KONI Provinsi Bengkulu Targetkan Jalur Emas PON 2028

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Bengkulu- Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu sekaligus Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, optimis KONI Provinsi Bengkulu akan kembali pada jalur emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.

Target tersebut disampaikan Teuku Zulkarnain usai pelantikan pengurus KONI Provinsi Bengkulu masa bakti 2025–2029, Senin (15/12/25).

“Pada prinsipnya kita ingin kembali ke jalur emas pada PON 2028 yang akan digelar di NTB dan NTT,” ujar Teuku.

Menurut Teuku, pernyataan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat pelantikan pengurus KONI akan sangat memotivasi atlet daerah.

Gubernur Helmi Hasan berkomitmen memberikan bonus sebesar Rp1 miliar bagi atlet peraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Gubernur menyampaikan bahwa atlet peraih emas akan mendapatkan bonus Rp1 miliar,” terang Teuku, menegaskan tujuan bonus tersebut untuk memacu atlet berjuang maksimal.

Seperti diketahui pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu periode 2025–2029 resmi dilantik.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, serta dihadiri jajaran Forkopimda dan insan olahraga Bengkulu.

Gubernur Helmi Hasan dalam pidatonya menegaskan komitmen Pemprov Bengkulu meningkatkan prestasi olahraga melalui pembenahan sarana dan prasarana.

“Infrastruktur yang sudah melahirkan prestasi harus kita rawat dan tingkatkan,” tegas Helmi.

Prioritas perbaikan fasilitas meliputi rehabilitasi Stadion Semarak Bengkulu pada tahun 2026 dan percepatan revitalisasi Kolam Renang Rafflesia.

Ke depan, Pemprov Bengkulu bersama KONI akan menyusun skala prioritas cabang olahraga unggulan untuk pembinaan atlet dan alokasi anggaran yang fokus.

“Kita tidak bisa berjalan tanpa fokus,” ujarnya.

Sinergi Pemprov Bengkulu dan KONI diharapkan membawa semangat baru menyongsong PON XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

PON XXII “Nusa Tenggara” 2028 akan mempertandingkan 54 cabang olahraga, dengan masing-masing tuan rumah NTB dan NTT menghelat 27 cabor.

Selain meningkatkan prestasi olahraga nasional, ajang ini juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan Indonesia Timur. (Adv/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *