Satujuang, Blitar – Pemdes Wonodadi tahun 2025 masuk Desa Mandiri, penggunaan dana desa tahap I: 60% dan tahap II: 40% sudah masuk 100%, hingga sampai bulan Agustus terserap 70%, hal ini disampaikan Kepala Desa Wonodadi kecamatan Wonodadi kabupaten Blitar Mahmudi, Rabu (27/8/25).
“Progres sampai bulan Agustus ini sudah terserap sekitar 70% termasuk untuk kegiatan kesehatan untuk posyandu, penanganan stunting dan alat kesehatan Pokja sehat,” jelas Mahmudi.
Lebih lanjut Mahmudi menjelaskan kegiatan dana desa tahun 2025 diantaranya, Operasional desa, Pembangunan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, Ketahanan pangan, Bantuan Langsung Tunai serta Bencana dan Darurat.
“Untuk tahap 1 dan 2 sudah tersalurkan ke desa, serta jumlah penerima BLT tahun 2025 sebanyak 40 KPM,” tandasnya.
Dikatakannya penanganan stunting telah diadakan Rembug stunting bersama kader, Tomas pada bulan Mei untuk mencari solusi permasalahan terkait stunting, selain itu juga dilakukan kelas khusus untuk stunting yakni kelas Balita.
“Pada tahun 2024 stunting di desa Wonodadi ada 4 anak di tahun 2025 ada 5 anak,” ujarnya.
Menurut Mahmudi Stunting tidak bisa dipastikan harus turun, mengingat bahwa Balita tiap tahun bertambah, tahun 2024 stunting turun tahun 2025 naik karena ada kelahiran atau tambah Balita lagi.
“Stunting di desa Wonodadi usianya mulai 2 tahun ke atas, kami berharap dengan dilakukan kelas khusus balita stunting dan intensif pembinaan dan pendampingan kader untuk keluarga, jumlah stunting bisa menurun setidaknya tidak bertambah,” pungkasnya. (Herlina)






