Kota Malang – Safari Ramadan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang dilakukan Wali Kota Sutiaji bersama jajaran Pemkot Malang berlanjut.
Setelah menambangi Masjid Al-Islami, kali ini Safari Ramadan dilaksanakan di Masjid Al-Huda, Jl Puncak Borobudur No. 19 Kelurahan Mojolangu Kota Malang, Minggu (9/4/23).
Dalam tausiahnya, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jemaah Masjid Al-Huda serta warga masyarakat.
Peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Al-Huda dilakukan pada 2 Februari 2022. “Sekarang tanggal 9 April 2023 pembangunannya sudah mencapai 72 persen,” terangnya.
Wal Kota Malang pada kesempatan ini menjelaskan pentingnya merenungkan makna puasa di Bulan Suci Ramadan, yakni menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa sejak terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari.
Pria berkacamata tersebut menyontohkan perbandingan kenikmatan antara makan pecel di pagi atau siang hari dengan kenikmatan makan pecel saat berbuka puasa. Tentunya nikmat berbuka lebih menyenangkan.
“Itulah esensi dari ibadah puasa, disuruh menahan diri (dari hawa nafsu),” ucap Sutiaji.
Lebih lanjut disebutkannya bahwa dengan melaksanakan puasa wajib ini dapat meningkatkan pengendalian diri, karena makna berpuasa tidak hanya menahan lapar, tetapi juga harus mampu menahan hawa nafsu dan juga perbuatan buruk lainnya.
“Puasa ini adalah ujian diri untuk melatih kesabaran,” kata Sutiaji.
Sementara itu Takmir Masjid Al-Huda Ahmad Firdaus mengungkapkan kegembiraannya atas kehadiran Wali Kota Malang bersama-sama menyelimutinya.
Dikatakannya ini dapat menambah semangat para takmir dalam berdakwah dan melayani umat. (red/dws).











