Perbanyak Minum Air Putih : Lambat Keriput dan Panjang Umur

Perkiraan Waktu Baca: 3 menit

Satujuang.com – Dokter selalu menganjurkan minum air putih yang cukup setiap hari untuk menjaga kesehatan tubuh kita.

Dan riset baru dari National Institutes of Health (NIH) memperkuat alasan tersebut karena tubuh yang terhidrasi dengan baik tampak lebih sehat.

Selain itu juga mengurangi risiko terkena penyakit kronis seperti jantung dan paru-paru dan membuka peluang hidup lebih lama dari mereka yang kurang minum.

Studinya ini sudah dipublikasikan di jurnal eBioMedicine per 2 Januari 2023.

Dengan data kesehatan yang dikumpulkan dari 11.255 orang dewasa selama periode 30 tahun.

Tim peneliti menganalisis hubungan antara kadar natrium dalam serum darah responden dan berbagai indikator kesehatan, seperti tekanan darah sistolik, kolesterol, hingga gula darah.

Mereka juga menyesuaikan berbagai faktor lain macam usia, ras, jenis kelamin biologis, status merokok, dan hipertensi

Kadar natrium digunakan sebagai indikator asupan cairan responden, dengan batas normal biasanya antara 135 hingga 146 miliekuivalen per liter (mEq/L).

Semakin banyak minum air putih, semakin rendah kadar natrium dalam darah kita.

Hasilnya menunjukkan hidrasi yang tepat dapat memperlambat penuaan dan memperpanjang hidup bebas penyakit.

Para ilmuwan menemukan orang dewasa dengan kadar natrium di ujung atas kisaran normal lebih mungkin untuk mengembangkan kondisi kronis dan menunjukkan tanda-tanda penuaan biologis lanjut dibandingkan dengan kadar natrium dalam kisaran menengah.

Orang dewasa dengan tingkat natrium lebih tinggi juga lebih mungkin meninggal di usia muda.

Contoh, orang dewasa yang memiliki kadar natrium di atas 142 mEq/L memiliki 10-15 persen peningkatan kemungkinan menjadi lebih tua secara biologis.

Sementara mereka dengan kadar natrium di atas 144 mEq/L berkolerasi dengan kenaikan peluangnya 50 persen.

Sedangkan kadar natrium 144,5-146 mEq/L dikaitkan dengan risiko kematian dini sebesar 21 persen dibandingkan dengan kisaran antara 137-142 mEq/L.

Begitu juga orang dewasa dengan kadar natrium dalam darah di atas 142 mEq/L memiliki peningkatan risiko 64 persen lebih besar mengembangkan penyakit kronis.

Seperti gagal jantung, stroke, fibrilasi atrium dan penyakit arteri perifer, serta penyakit paru-paru kronis, diabetes, dan demensia.

Sebaliknya, mereka yang kadar natriumnya antara antara 138-140 mEq/L memiliki risiko paling rendah kena penyakit kronis.

Dmitrieva dan tim menyarankan orang-orang meningkatkan asupan cairannya untuk memenuhi tingkat yang direkomendasikan dengan minum air putih.

Bisa juga mengkonsumsi cairan lain macam jus buah-buahan dan sayuran dengan kandungan air tinggi.

Sementara itu, mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu mungkin membutuhkan saran medis dari dokternya.

“Tujuannya adalah untuk memastikan pasien mengonsumsi cukup cairan, sambil menilai faktor-faktor, seperti obat-obatan yang dapat menyebabkan kehilangan cairan,” ujar Manfred Boehm, peneliti dari NHLBI, dalam pernyataan resmi.

“Dokter mungkin juga perlu menunda rencana perawatan pasien saat ini, seperti membatasi asupan cairan untuk gagal jantung.”

Ilmuwan menekankan temuan ini tidak dapat membuktikan efek kausal.

Uji coba acak dan terkontrol dibutuhkan untuk menentukan apakah hidrasi optimal dapat meningkatkan penuaan yang sehat, mencegah penyakit, dan memperpanjang umur. (healthnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *