Ditambahkan Junaidi, misalnya ada bahasa petani ditangkap saat menggarap lahan sendiri dan lain sebagainya.
“Jangan ikut memperkeruh situasi, harapan kami. Kasihan masyarakat kabupaten Mukomuko yang menjadi korbannya. Lakukan advokasi yang mengedukasi jangan menyesatkan,” pungkasnya. (Zul)






