Pemko BATAM BP BATAM

Pemprov Bengkulu Perbolehkan SPBU Layani Truk Batubara Isi BBM Subsidi

Antrian truk di SPBU

Bengkulu – Terkait Surat Edaran (SE) Menteri Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) RI No. 3.E/EK.05/DJE.B/2022 dan Surat Edaran Kementerian ESDM RI No. 4.E/MB.01/DJB.S/2022 tentang larangan truk angkutan menggunakan solar subsidi belum bisa dilakukan di Bengklulu.

Hal ini dikarenakan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu masih harus membahas regulasi terkait bea angkut kendaraan saat tidak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi.

Hal itu disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang kembali memperbolehkan truk angkutan logistik pertambangan dan perkebunan membeli BBM bersubsidi jenis bio solar di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU).

Baca Juga :  Kementerian PPN/Bappenas Setujui 29 Usulan Pembangunan Gubernur Rohidin

Rohidin juga mengatakan, pihak Pemprov juga akan menghitung biaya per metrik ton angkutan batu bara dalam radius jarak tempuh tertentu, ketika menggunakan non subsidi.

Setelah biaya ditentukan dan akan disepakati dengan seluruh pelaku usaha tambang. Sehingga nantinya pelaku usaha benar-benar dapat menatuhi edaran kementerian ESDM tersebut.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Kabupaten Kepahiang Sidak Kegiatan Pembangunan Jalan

“Kita pakai pola yang biasa dahulu dan masih diperbolehkan. Di samping menunggu ketetapan harga untuk angkutan baru bara dan untuk CPO sudah disiplin,” kata Rohidin, Kamis (28/7/22).

Rohidin mengaku telah bersurat ke Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas), BPK dan Kementerian ESDM serta melalui Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Bengkulu untuk menyampaikan aspirasi terkait permasalahan yang ada saat ini.

Baca Juga :  Gubernur Rohidin : Itulah Jawaban Pintu Ekspor Kopi Bengkulu

“Dua hari yang lalu kita sudah bersurat melalui 4 orang perwakilan DPD kita di Jakarta agar menyampaikan persoalan ini kepada pemerintah pusat serta untuk diadakan forum terkait permasalahan ini,” tandas Rohidin. (red/danis)