Satujuang- Pemprov Bengkulu mengirimkan peserta pendidikan vokasi ke Jerman dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia globalnya.
Program ini, yang dimulai sejak 2018, menawarkan kesempatan bagi anak-anak Bengkulu untuk kuliah sambil bekerja di Jerman, dengan penekanan pada penguasaan bahasa Jerman yang serius, Kamis (25/7/24).
“Peserta yang lulus pelatihan bahasa Jerman akan langsung ditempatkan di Jerman untuk kuliah Diploma (D3) sambil bekerja dengan mendapatkan gaji,” ujar Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.
Rohidin menegaskan bahwa program ini telah memberikan hasil positif, dengan beberapa peserta berhasil bekerja di Jerman hingga 4 hingga 5 tahun setelah lulus.
Proyeksi ke depan menunjukkan peningkatan jumlah peserta, mencerminkan keberhasilan program sebelumnya.
“Selain kerja sama dengan Jerman, Provinsi Bengkulu juga membuka kesempatan serupa dengan Jepang, dengan rencana mengirim sekitar 120 orang tahun depan,” imbuhnya.
Pemprov aktif mencari peluang bagi anak-anak dengan kemampuan dan kesiapan untuk maju di dunia kerja, dengan harapan memberikan kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat setempat.
Astria Dewi dari PT Cahaya Pendidikan Internasional mengungkapkan dukungan yang kuat dari pemerintah Bengkulu dalam menjalankan program ini.
Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk sekolah menengah, program Ausbildung diharapkan dapat terus berlanjut untuk memajukan pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM di Provinsi Bengkulu.(Adv/red)






