Pembongkaran Lapak di Jalan Fatmawati Tidak Disertai Solusi

Perkiraan Waktu Baca: 1 menit

Mukomuko – Pembongkaran lapak pedagang di jalan Fatmawati Pasar Pulai Payung kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko melahirkan persoalan baru.

Para pedagang pemilik lapak yang telah dibongkar tersebut, semenjak tidak bisa lagi berjualan di sekitaran pasar Pulai Payung, kini dalam kondisi tidak menentu.

Salah seorang pedagang kepada awak media Satujuang.com mengungkapkan bahwa penghasilan mereka menurun drastis.

“Penghasilan kami menurun, bahkan pedagang yang lain saat ini tidak ada pemasukan lagi mas,” ujarnya.

Dikatakan olehnya, sampai hari ini dia dan rekannya yang lain terpaksa berjualan di emperan jalan umum.

“Justru sekarang lebih menggangu aktivitas jalan, padahal dulu tempat itu tidaklah menggangu aktivitas dan sangat strategis. sekarang tidak tau lagi nasib kami bagaimana,” tuturnya.

Di lain pihak, Ketua LSM Projamin, Nurul Huda Muhtar menilai, tindakan pembongkaran lapak adalah hal yang tidak manusiawi.

“Itu sangat tidak manusiawi, membunuh sumber nafkah orang, karena tidak dibarengi dengan solusi. Saya berharap dalam hal ini camat Ipuh harus cari solusi supaya tidak ada yang dirugikan,” tegasnya. (Sulbani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *