Hukrim  

Pelaku Begal Diringkus Satreskrim Polres Demak

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono didampingi Kasatreskrim AKP Agil Widyas Sampurna menunjukkan barang bukti motor Scoopy dan dua tersangka pada konferensi pers di Mapolres Demak.

Demak – Jajaran Satreskrim Polres Demak menangkap dua orang pria yang diduga sebagai pelaku begal dengan senjata tajam.

Para pelaku tersebut berinisial SN (31) dan AA (22). Keduanya merupakan warga Desa Banyumeneng dan Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Sedangkan kedua pelaku lainnya berinisial AR dan FA masih dalam pengejaran petugas.

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono menjelaskan, peristiwa itu terjadi di Jalan Plamongan Indah (Taman Jasmin Park) Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, pada hari Minggu (20/2/22) malam sekitar pukul 24.00 WIB

Baca Juga :  Kapolda Jateng Pimpin KonPers Kasus Sabu 8,4 Kg dari Kalimantan

“Korban seorang laki-laki inisial MM (31) berboncengan dengan temannya, saat itu sedang melewati Taman Jasmin Park hendak pulang kerumah mereka,” kata AKBP Budi saat konferensi pers di Mapolres Demak, Senin (28/3).

Ia menjelaskan, korban yang berkendara berboncengan tiba-tiba dipepet oleh ke-empat tersangka.

Salah satu tersangka bahkan mengacungkan senjata tajam jenis bendo ke arah korban hingga korban terjatuh. Merasa ketakutan, korban kemudian berlari dan meninggalkan sepeda motor miliknya.

Baca Juga :  Pengacara Amaq Sinta Apresiasi Polri Berikan Keadilan Lewat SP3

“Setelah korban terjatuh dan berlari kemudian tersangka AA mengambil handphone korban yang terjatuh. Kemudian tersangka SN membawa sepeda motor milik korban,” katanya.

Setelah kejadian tersebut, lanjutnya, korban kemudian melapor ke Polsek Mranggen dan petugas langsung bergerak cepat melakukan serangkaian penyidikan serta menyelidiki kasus itu.

Kemudian tidak lama petugas pun mendapatkan informasi keberadaan pelaku dan langsung melakukan penangkapan.

Baca Juga :  Belanja Minyak Goreng Online, Warga Bengkulu Tertipu Puluhan Juta Rupiah

“Masih ada dua pelaku lainnya yang masih kita kejar. Modus operandi para pelaku dengan berboncengan menggunakan sepeda motor mencari korban di tempat yang sepi,” ungkapnya.

Dari kedua tersangka yang berhasil ditangkap, petugas berhasil mengamankan sepeda motor merek Honda jenis Scoopy milik korban dan senjata tajam jenis bendo yang ditinggalkan pelaku di tempat kejadian.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkasnya. (had)