Satujuang, Mukomuko- DPRD dan Pemda Mukomuko akan mengundang pejabat penting dari luar daerah dalam rapat paripurna memperingati HUT ke-23 Kabupaten Mukomuko yang dijadwalkan tanggal 24 Februari 2026.
Kehadiran pejabat luar daerah ini dinilai penting sebagai bentuk sinergi dan penguatan hubungan antarpemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Undangan ditujukan kepada unsur Pemerintah Provinsi Bengkulu, Forkopimda, serta perwakilan daerah tetangga yang memiliki keterkaitan historis maupun administratif.
Sekretaris DPRD Mukomuko, Agus Sumarman MPH MM, mengatakan persiapan pelaksanaan rapat paripurna terus dimatangkan, meskipun jadwal kegiatan tinggal menghitung hari.
Seluruh unsur sekretariat telah bergerak untuk memastikan agenda berjalan tertib, lancar, dan sesuai tata tertib persidangan.
“Persiapan sudah berjalan,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Senin (16/2/26).
Kata dia, penataan ruang sidang, pemasangan dekorasi, sistem tata suara, hingga pengaturan tempat duduk tamu undangan terus dikoordinasikan.
Agus menegaskan, rapat paripurna HUT ke-23 Kabupaten Mukomuko merupakan agenda resmi lembaga legislatif yang memiliki makna strategis.
Forum tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan daerah selama 23 tahun, sekaligus ruang penyampaian capaian kinerja pemerintah daerah serta arah kebijakan pembangunan ke depan.
Bupati Mukomuko, Khoirul Huda, menyambut baik sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam menyukseskan peringatan hari jadi kabupaten tersebut.
Menurutnya, momentum HUT ke-23 harus dijadikan ajang memperkuat kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah.
“Kami berharap kehadiran pejabat dari luar daerah tidak hanya sebatas memenuhi undangan seremonial,” ujar Bupati.
Kata Bupati, kehadiran mereka juga diharapkan membuka ruang komunikasi dan kerja sama yang lebih konkret untuk kemajuan Mukomuko.
Bupati menambahkan, usia ke-23 tahun menjadi fase penting dalam memperkuat fondasi pembangunan.
“Ini mencakup bidang infrastruktur, pelayanan publik, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.
Selain itu, Agus juga memastikan aspek teknis lainnya telah disusun secara terstruktur.
Meliputi administrasi persuratan undangan, daftar tamu, protokoler, hingga pengamanan internal gedung.
Koordinasi dilakukan bersama pemerintah daerah dan aparat keamanan guna mengantisipasi potensi kendala selama kegiatan berlangsung.
“Kami berupaya agar seluruh tahapan persiapan selesai tepat waktu,” jelas Agus.
Ia menambahkan, evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan tidak ada kekurangan, baik dari sisi sarana prasarana maupun kesiapan sumber daya manusia yang terlibat.
Sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam mengundang tamu dari luar daerah ini diharapkan menjadi simbol kekompakan lembaga legislatif dan eksekutif.
Tujuannya adalah mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Mukomuko. (Zul)











