Manfaatkan Dana DBHCHT, DKPP Kota Blitar Latih 30 Anggota KWT Pemasaran Digital dan Produksi Konten

Blitar, Satujuang.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar menggelar Pelatihan E-Commerce Marketing Produk Hasil Pertanian bagi pelaku usaha Kelompok Wanita Tani (KWT).

Kegiatan yang bersumber dari dukungan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tersebut berlangsung selama dua hari di Aula DKPP Kota Blitar.

Kabid Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Penyuluhan DKPP Kota Blitar, Dian Lukitasari, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta perwakilan KWT dari tiga kecamatan se-Kota Blitar, Selasa (20/10/26).

Pelatihan ini dirancang sebagai langkah nyata mendorong pelaku usaha olahan hasil pertanian agar melek teknologi dan mampu memperluas jangkauan promosi.

“Ini merupakan salah satu respons kita terhadap kebutuhan di lapangan, terutama bagi para pelaku usaha bidang pertanian dan produk olahan dalam menyikapi perkembangan teknologi digital untuk promosi dan pemasaran,” ujar Dian.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan pendampingan langsung dari narasumber praktisi digital marketing untuk mengeksplorasi peluang dagang di media sosial maupun marketplace.

Untuk mendukung materi teknis, DKPP membagikan paket perlengkapan konten berupa unit lighting dan tripod kepada masing-masing peserta.

Fasilitas tersebut dimanfaatkan langsung dalam sesi praktik pemotretan produk serta pembuatan video promosi agar visual produk terlihat lebih profesional dan memikat calon pembeli daring.

Selain strategi pemasaran visual, peserta juga dibekali materi pentingnya legalitas dan kelengkapan izin usaha sebagai syarat utama penetrasi pasar digital yang lebih luas.

Adapun produk binaan yang dikembangkan KWT terbilang variatif, mulai dari aneka kue kering, bakso sayur, keripik sayuran, aneka sambal kemasan, hingga inovasi dimsum berbahan sayur sawi.

Salah seorang peserta yang juga Ketua KWT Azalia Kelurahan Ngadirejo, Ika Pristiana, mengaku sangat terbantu dengan adanya bimbingan teknis serta bantuan alat produksi konten tersebut.

“Terima kasih kepada DKPP Kota Blitar atas pelatihan berkelanjutan dan tunjangan alat-alatnya, sehingga kami bisa melakukan promosi agar usaha lebih berkembang mengikuti tren penjualan online,” ungkap Ika.

Pihak dinas menegaskan program ini tidak akan berhenti pada tataran teori, melainkan akan terus dipantau perkembangannya agar memberi dampak peningkatan omzet nyata bagi para anggota KWT di Kota Blitar. (Herlina/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *