Pemko BATAM BP BATAM
Hukrim  

KDRT, Pukul Istri Pakai As Mobil Suami Ditangkap

Satujuang.com – Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi di Kabupaten Bengkulu Utara (BU). Kali dialami oleh warga Desa Air Sebayur Kecamatan Pinang Raya YW (21) yang merupakan istri dari tersangka SA (26).

Lantaran setiap kali cekcok, korban selalu mendapat perlakuan kekerasan yang dilakukan tersangka SA, akhirnya korban pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat.

Kapolres BU, AKBP Anton Setyo Hartanto SIK MH melalui Kapolsek Ketahun, IPTU Indro Witayuda Prawira membenarkan hal tersebut. Setelah adanya laporan dari korban, pihakya langsung mengamankan tersangka SA di kediamannya.

Baca Juga :  Gubernur Rohidin Lantik Pejabat Eselon II Pemprov Bengkulu Yang Baru

“Ya benar mas, tersangka sudah kita amankan dan saat ini tengah dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Indro , Sabtu (6/2).

Indro menjelaskan, bahwa kasus KDRT ini bermula saat tersangka pulang dari kerja, dimana terjadi cekcok mulut antara korban dan tersangka.

Baca Juga :  Penusukan Didepan Cafe Cassablanca, Dua Residivis Diringkus

Namun lantaran terbawa emosi, tersangka memukuli korban dengan tangan kosong. Namun korban pun mencoba melawan tanpa fikir panjang, tersangka langsung memukul istrinya dengan menggunakan as mobil.

Pasca kejadian tersangka SA sempat menyuruh korban untuk tidak keluar dari rumah, namun saat pelaku sedang lengah korbanpun kabur dari rumah dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Karena sudah tak tahan atas sikap suaminya yang kerap memukulinya, maka dari itu istrinya pun melaporkan kejadian ini,” terang Indro.

Baca Juga :  Diduga Curi Barang Tuannya, ART dilaporkan Ke Polisi

Lebih lanjut Indro menuturkan, akibat dari perbuatannya, tersangka SA diancam dengan pasal tindak pidana yang tercantum dalam pasal 44 ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT dengan ancaman 5 tahun penjara.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka diancam maksimal 5 tahun lenjara sesuai dengan pasal yang diterapkan,” pungkasnya.

 

sumber : tribratanewsbengkulu.com