Kota Batu – Jelang Idul Fitri, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batu melakukan monitoring harga di sejumlah pasar dan distributor.
“Harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di empat titik lokasi yang kami kunjungi sudah sesuai harapan,” kata Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai saat memimpin monitoring, Jumat (14/3/23).
Empat titik yang dikunjungi antara lain SPBU Diponegoro, agen/distributor beras UD. Dharma Niaga yang ada di depan Pasar Induk Batu, agen/distributor beras LPG CV. Lancar Jaya Kelurahan Temas, serta agen/distributor minyak goreng Tiara Bamandika.
Lanjutnya, stok kebutuhan dan distribusi namun untuk beras ada kenaikan harga tapi sedikit.
“Namun dengan adanya upaya menekan inflasi melalui pasar murah dan distribusi beras bulog, Saya yakin harga beras akan turun,” ucap Aries.
Dalam kunjungan ini, Aries Agung Paewai juga menyampaikan apresiasinya atas upaya antisipatif dari Pertamina, untuk kendaraan yang mogok atau berhenti di tengah jalan karena kehabisan BBM.
“Untuk wisatawan yang kehabisan bensin di jalanan Kota Batu jangan khawatir, karena dengan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) di nomor 135, bensin atau produk Pertamina lainnya bisa dikirim ke lokasi,” kata Aries.
Pertamina Delivery Service (PDS) menyediakan layanan antar bahan bakar Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, Pelumas Fastron, Elpiji, dan Bright Gas dengan cara yang cukup mudah.
Yaitu langsung menghubungi Pertamina Call Center di 135 dan website pds135.com. Layanan ini terbuka 24 jam, dengan pengiriman yang dilakukan dari jam 08.00 – 17.00 WIB. (red/dws).











