Idul Adha 1443H, Organisasi Permata Laksanakan Kurban di Kampung Halaman

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Kaur – Perayaan Hari Raya idul Adha 1443H di wilayah Ulu Tetap kabupaten Kaur tahun ini berbeda dengan Idul Adha tahun-tahun sebelumnya.

Persatuan Masyarakat Ulu Tetap (Permata), yang merupakan organisasi perkumpulan warga perantauan asal Ulu Tetap, tahun ini melaksanakan pemotongan hewan kurban di kampung halaman mereka.

Kurban ini merupakan ide dari pengurus Permata kota Bengkulu yang disambut hangat oleh seluruh anggota yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Pelaksanaan pemotongan hewan kurban dipusatkan di desa Babat kecamatan Tetap kabupaten Kaur pada hari ini Senin (11/7/22).

Usai dipotong, daging kurban dibagikan kepada warga empat desa tempat kelahiran mereka. Yakni Tanjung Dalam, Kepahiang, Babat, dan Tanjung Agung.

Untuk diketahui, kurban ini diawali dengan dibentuknya arisan hewan kurban diikuti anggota Permata, ada 35 orang yang mengikuti dan terkumpullah lima ekor sapi untuk di kurbankan.

Perwakilan Permata kota Bengkulu, Ali Sadikin, dalam kesempatannya mengucapkan terima kasih kepada panitia kurban yang berada di Ulu Tetap yang telah bekerja ekstra.

“Saya mewakili masyarakat yang ada di perantauan mengucapkan mohon maaf andai ada kekeliruan baik sengaja maupun tidak di sengaja, semoga kerja keras panitia dipandang ibadah oleh Allah SWT,” ucapnya.

Ditempat yang sama, kepala desa Kepahiang, Syahrial Wahyudi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh anak keturunan asal Ulu Tetap yang ada di perantauan, karena telah mendistribusikan hewan kuban untuk masyarakat yang ada di Ulu Tetap.

“Saya mewakili masyarakat Ulu Tetap mendoakan semoga warga Ulu Tetap yang ada di perantauan tetap dalam lindungan Allah SWT dan di mudahkan Rezekinya,” tutur Syahrial.

Selain dari itu, ia juga berharap kepada para perantauan untuk jangan kapok untuk mendistribusikan hewan kurban kepada mereka di Ulu Tetap.

“Semoga yang tinggal di kampung halaman dan juga tinggal di perantauan tetap menjaga kekompakan dalam segal sektor. Jika kita kompak, saya meyakini Ulu Tetap ke depan semakin jaya dan berkembang,” tutupnya.

Kegiatan ini di apresiasi salah satu tokoh agama Ulu Tetap, Helman, yang salut dan kagum dengan ide yang sangat cemerlang ini.

“Semoga ide yang bagus ini tetap bejalan dengan untuk jangka menengah dan jangka panjang. Saya berdoa semoga ide yang baik ini terlaksana secara turun-menurun,” ungkapnya.

Koordinator kegiatan, Dahli Sinar Kulis juga menghaturkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya sebagai penanggung jawab kegiatan.

“Andai ada yang kurang sempurna saya mohon maaf yang sebesar- besarnya, juga kepada segenap panitia yang ada di Ulu Tetap, satu ucapan saya salut dengan kekompakkan dan kerjasamanya, semoga ke depan semakin kompak dalam segala hal, amiin..,” pungkas Dahli. (Red/Dahli Botak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *