Hari Ke-2 Program Keroyok Vaksin, Polres Banjarnegara Berhasil Suntik 565 Warga

Anggota Polres Banjarnegara membantu warga menuju tempat vaksinasi Program Keroyok Vaksin Polres Banjarnegara.

Banjarnegara – Polres Banjarnegara berhasil menyuntik 565 warga dihari kedua gelaran program keroyok vaksin di Wilayah Kecamatan Sigaluh, Jum’at (25/3/22).

Sebelumnya, hari pertama program keroyok vaksin digelar di Wilayah Kecamatan Banjarnegara.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto, mengatakan, pelaksanaan vaksinasiĀ  bertempat di Aula Balai Desa Prigi dan Desa Sawal, mulai pukul 08.30 sampai 16.30 WIB.

“Untuk memobilisasi warga kami melibatkan gabungan anggota Polres Banjarnegara dan Polsek Sigaluh sebanyak 150 personel,” katanya di Mapolres Banjarnegara, Sabtu (26/3) pagi.

Baca Juga :  Danramil 07/Empanang Hadiri Pelantikan Kepala Adat Desa Nanga Kantuk

Hasil kegiatan keroyok vaksin di Desa Prigi, kata dia, vaksin covovak Polri, dosis tervaksin 35 anak, Dosis 2 tervaksin 15 anak.

Vaksin Covovak Dinkes Dosis 1 tervaksin 143 anak, Dosis 2 tervaksin 61 anak. Serta Vaksin P Fizeer Dosis 1 tervaksin 45 anak, Dosis 2 tervaksin 7 anak dan Dosis 3 tervaksin 38 anak.

Baca Juga :  Anggota Satgas TMMD Ke-111 Kodim 1013/Mtw Berbaur dan Makan Bersama Warga

Adapun di Desa Sawal, vaksin sinovak anak tervaksin dosis 1 sebanyak 4 orang, tervaksin dosis 2 sebanyak 1 orang, vaksin Sinovak masyarakat umum tervaksin dosis 2 sebanyak 3 orang.

Vaksin Pfizeer Dosis 1 Tervaksin sebanyak 23 orang, Dosis 2 Tervaksin 12 orang, Dosis 3 tervaksin 68 orang, sedangkan Vaksin Covovac Vaksin Polri, Dosis 2 Tervaksin 26 orang, Dosis 3 Tervaksin 84 orang,” ungkapnya.

Petugas vaksinasi dari Puskesmas setempat dan input data dibantu personel Polres Banjarnegara.

Baca Juga :  Gus Muwafiq : Warga Wadas Harus Mampu Berdampingan dan Hidup Rukun

Ia menjelaskan, program keroyok vaksin yaitu sistem vaksinasiasi dengan menggerakan seluruh anggota Polres Banjarnegara.

Anggota bergerak memobilisasi masyarakat yang belum vaksin, baik dosis satu, dua maupun tiga untuk datang dan beramai-ramai datang ke tempat vaksinasi.

“Mobilisasi ini dilakukan dengan menggunakan mobil dinas maupun pribadi untuk menjemput warga akan mengikuti vaksinasi,” pungkasnya. (had)