Harga Komoditas Pangan di Indonesia Naik, Telur dan Beras Melonjak

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Jakarta- Harga sejumlah komoditas pangan di Indonesia mengalami kenaikan berdasarkan catatan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kamis (7/11/24).

Di tingkat pedagang eceran, harga telur ayam ras melonjak menjadi Rp28.700 per kilogram (kg).

Bapanas juga melaporkan kenaikan pada beras premium sebesar 0,78 persen atau Rp120 menjadi Rp15.600 per kg, beras medium naik 0,15 persen menjadi Rp13.550 per kg, dan beras SPHP Bulog naik 0,16 persen menjadi Rp12.580 per kg.

Komoditas lain yang mengalami peningkatan harga termasuk bawang merah yang naik 0,35 persen atau Rp120 menjadi Rp34.140 per kg, serta bawang putih bonggol yang naik 0,15 persen atau Rp60 menjadi Rp40.430 per kg.

Selain itu, cabai merah keriting meningkat 0,98 persen atau Rp280 menjadi Rp28.820 per kg, sementara cabai rawit merah naik 0,10 persen atau Rp40 menjadi Rp39.610 per kg.

Harga daging sapi murni tercatat naik 0,03 persen atau Rp40 menjadi Rp134.780 per kg, sedangkan daging ayam ras mengalami penurunan sebesar 0,63 persen atau Rp230 menjadi Rp36.090 per kg.

Harga kedelai biji kering (impor) naik 0,66 persen atau Rp70 menjadi Rp10.680 per kg, sementara gula konsumsi dan minyak goreng curah justru mengalami penurunan harga masing-masing menjadi Rp17.960 per kg dan Rp16.580 per kg.

Di sisi lain, harga tepung terigu curah dan non-curah menurun masing-masing menjadi Rp10.000 per kg dan Rp13.090 per kg.

Beberapa komoditas lain yang mengalami kenaikan harga di antaranya jagung di tingkat peternak naik 4,86 persen menjadi Rp6.260 per kg, serta garam halus beryodium naik 0,17 persen menjadi Rp11.610 per kg.

Komoditas perikanan juga mengalami perubahan harga. Ikan kembung naik 1,59 persen atau Rp590 menjadi Rp37.680 per kg.

Dan ikan tongkol naik 0,48 persen atau Rp150 menjadi Rp31.210 per kg, sementara ikan bandeng tercatat turun 2,77 persen atau Rp920 menjadi Rp32.330 per kg.

Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan ini mencerminkan dinamika harga di pasar yang memengaruhi kebutuhan pokok masyarakat.(Red/antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *