Satujuang, Seluma- Pelayanan Kapus Talang Tinggi Kecamatan Seluma Barat kembali disorot anggota DPRD Seluma karena laporan masyarakat terkait etika pelayanan yang kurang baik.
Anggota DPRD Seluma dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Riko Afranadi, mendapati laporan masyarakat terkait pelayanan Puskesmas Talang Tinggi yang bertentangan kode etik.
“Kita sudah cukup banyak mendapati laporan dari masyarakat. Relatif laporan masyarakat sama yakni terkait dengan pelayanan yang kurang mengedepankan etika pelayanan,” terang Riko, Sabtu (14/2/26).
Menurutnya, etika pelayanan di Puskesmas harus berfokus pada keramahan dengan menerapkan senyum, sapa, salam, profesionalisme, kesetaraan, dan kejujuran tanpa membedakan pasien.
“Petugas wajib menerapkan prinsip beneficence (berbuat baik), non-maleficence (tidak membahayakan), otonomi (hak pasien), dan menjaga kerahasiaan medis, serta disiplin sesuai standar operasional,” imbuhnya.
Riko menjelaskan bahwa laporan masyarakat ini harus ditindaklanjuti agar kejadian serupa tidak berulang dan mutu pelayanan wajib ditingkatkan.
“Harapan kita agar pelayanan publik khususnya Kapus Talang Tinggi berbenah, jangan sampai terulang. Ramah dengan masyarakat itu penting agar mereka tidak takut untuk berobat. Kelalaian yang berulang itu akan berakibat fatal,” tegas Riko.
Sementara itu, Kapus Talang Tinggi Veralia menjelaskan bahwa pihaknya telah berusaha memberikan pelayanan terbaik dan profesional.
“Iya, sebenarnya saya selalu menyampaikan kepada seluruh tenaga medis kita, agar memberikan pelayanan terbaik kepada pasien, baik secara etika maupun profesionalisme,” ujar Veralia.
Veralia mengakui adanya kelemahan petugas pelayanan kesehatan.
“Namun, kita berterima kasih kepada Pak dewan sudah mengingatkan, kita akan berbenah kedepannya,” pungkas Veralia. (Da)











