Beky Herdihansyah: Festival BYF 2025 Wadah Pengembangan Wirausaha Muda di Sektor Ekonomi Kreatif

Perkiraan Waktu Baca: 3 menit

Satujuang, Blitar – Ribuan Masyarakat padati Aloon Aloon Kanigoro nikmati Gelaran Grand Show Blitar Youth Festival (BYF) 2025 yang digelar pemerintah kabupaten Blitar melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga(Dispora), Sabtu malam (2/8/25).

Kegiatan tersebut oleh Dispora dirancang untuk merayakan dan memberdayakan generasi muda berupa festival seni, musik, budaya, atau festival yang berfokus pada pengembangan keterampilan dan potensi pemuda.

Panitia menyuguhkan penampilan yaitu, 40 model, 40 Fashion Designer, 22 make up artist dengan dimeriahkan oleh Bazar Festival, Mustika Aji, Axustik dan Tala Laksana.

Acara dihadiri Kepala Dspora Provinsi Jawa Timur, Wakil Bupati Blitar, Anggota DPRD, Forkopimda dan OPD terkait.

Dalam pidatonya Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansyah menyampaikan, puncak Grand Show Blitar Youlh Festival (BYF) 2025 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-701 Blitar dan HUT ke-80 Republik Indonesia.

“Blitar Youth Festival merupakan wadah bagi pemuda pemudi di bylitar yang berorientasi pada pengembangan wirausaha muda, khususnya pada sektor ekonomi kreatif dan BYF ini dimulai sejak 2019,”kata Beky mengawali pidatonya.

Lebih lanjut Beky Herdihansyah menyampaikan, alumni BYF yang tergabung dalam bylitar Youth Forum, semua produktif sehingga ikut mendukung program pemerintah kabupaten Blitar dibidang ekonomi kreatif, termasuk rangkaian BYF 2025 dari awal sampi acara puncak pada malam hari ini, semua di organizer oleh para alumni.

“Saya optimis ditangan-tangan kreatif para duta pemuda yang
tergabung dalam BYF ini, dengan didukung oleh teknologi digital, potensi ekonomi di kabupaten blitar bisa lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Beky Herdihansyah mengingatkan masyarakat semua bahwa pemuda (usia 25-59 tahun) akan menjadi bagian terbesar di dalam angkatan kerja usia produktif di era bonus demografi tahun 2030, artinya kualitas hidup ataupun skill pemuda usia remaja saat ini harus menjadi prioritas perhatian pembangunan.

“Tanpa pendidikan yang cukup, kesehatan yang baik dan kemampuan softskill yang berkembang, maka Indonesia akan melewati begitu saja, untuk itu melalui kegiatan semacam ini, mari kita bersama-sama menyambut bonus demografi yang bermuara pada indonesia emas 2045,” tandasnya.

Beky Herdihansyah juga memaparkan, ini tentu perlu strategi untuk memaksimalkan bonus demografi, sehingga pada kesempatan ini ia berpesan,

1. Tingkatkan kualitas Sumber Daya
Manusia (SDM) pemuda harus fokus pada pendidikan berkelanjutan, baik formal maupun non formal yang relevamn dengan dunia kerja. juga .meningkatkan keterampilan melalui kursus, pelatihan, sertifikasi.

2. Pengembangan karakter dan soft
skills, integritas, etos kerja,
adaptabilitas, kepemimpinan;

3. Mendorong kewirausahaan dan
inovasi. karena menjadi kaum mudatidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.

4. Memanfaatkan platform digital
untuk produktivitas, memanfaatkan
juga ekosistem startup, fokus pada
ekonomi kreatif misalnya, mulai dari
desain, kuliner, fashion, dan lain
sebagainya. jadi intinya, kaum muda itu tidak boleh pasif, melainkan harus proaktif terlibat dalam berbagai sektor pembangunan. kaum muda bisa menjadi lokomotif utama yang mengantarkan kabupaten blitar berdaya dan berjaya,”pungkasnya. (Herlina/ADV/kmf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *