Batam Dilanda Kekeringan, Polisi dan Warga Salat Istisqa Mohon Hujan

Satujuang, Batam- Jajaran kepolisian bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta masyarakat Kota Batam menggelar Salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan, menyusul kondisi Batam dilanda kekeringan yang menyebabkan menyusutnya cadangan air di sumur warga dan waduk.

Kegiatan religi ini dilaksanakan di beberapa titik strategis, termasuk Kecamatan Batu Aji dan Kecamatan Galang, sebagai ikhtiar spiritual menghadapi cuaca ekstrem di Kepulauan Riau.

Di Kecamatan Batu Aji, Salat Istisqa dipusatkan di Masjid Al Jihad, Perumahan Putri Tujuh, Kelurahan Kibing, Senin (30/3/26).

Personel Polsek Batu Aji bersama warga setempat tampak khusyuk mengikuti seluruh rangkaian ibadah tersebut.

Kapolsek Batu Aji, Bayu Rizki Subagyo, menegaskan kehadiran Polri merupakan wujud kepedulian terhadap krisis air yang mulai dirasakan warga.

“Ini bukan sebatas sarana ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan,” ujar Bayu Rizki Subagyo.

Ia menambahkan, Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga menyatu dalam kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.

Kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah, dan warga mencerminkan sinergitas kuat dalam menjaga stabilitas sekaligus membangun nilai spiritual di tengah tantangan alam.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Galang pada Minggu (29/3).

Sekitar 100 peserta yang terdiri dari aparatur pemerintah, tokoh agama, dan warga sekitar berkumpul untuk bermunajat bersama.

Pelaksanaan salat dipimpin oleh tokoh agama setempat dengan Ustaz Taufik sebagai imam dan Ustaz Mustofa sebagai khatib.

Kekeringan yang mulai melanda Batam ini diharapkan segera teratasi melalui kombinasi upaya teknis dari pemerintah daerah dan dukungan spiritual dari seluruh lapisan masyarakat. (NIP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *