Agus Suparmin : Sebagai Pejabat Mukomuko, Dia Tidak Pantas Bicara Begitu

Mukomuko – Oknum pejabat dilingkungan Pemkab Mukomuko menuding Kegiatan Razia Penertiban kendaraan diseputaran bundaran Mukomuko dimanfaatkan oleh oknum Satlantas Mapolres Mukomuko.

Diduga, oknum tersebut sempat melontarkan kalimat tuduhan, bahwa Satlantas Mapolres Mukomuko memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan saat melakukan razia pada Sabtu (2/4/22).

Kabar berita tentang oknum ini di sampaikan Agus Suparmin, selaku Ketua Forum Komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat Pers (FK LSM Pers) kepada awak media, Sabtu (2/4) malam.

“Tudingan itu benar benar tidak mencerminkan cara pandang atau cara berfikir seorang pejabat daerah setingkat Eselon II,” ujar Agus.

Lanjut Agus, sebagai pejabat seharusnya ikut mendukung giat yang dilaksanakan Satlantas Mapolres Mukomuko untuk mengatur jalannya arus lalulintas serta penegakan aturan hukum.

Agus juga menjelaskan, dalam kegiatan itu Satlantas Mapolres Mukomuko melibatkan Satpol Pamong Praja dan juga Petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Mukomuko.

“Artinya giat tersebut benar benar melibatkan lintas sektoral, bukan giat abal abal sebagaimana tudingan oknum pejabat dimaksud,” tandasnya.

Menurut Agus, berdasarkan pantauan langsung dari FK LSM Pers, sangat wajar jika petugas melakukan upaya penindakan terhadap pengendara yang tidak tertib berlalulintas atau yang melanggar lalulintas.

“Kita sangat menyayangkan aksi arogan yang dipertontonkan oleh oknum pejabat didaerah ini, negara kita ini negara hukum artinya hukum berdiri sebagai panglimanya,” tuturnya.

Agus menyambung, jika terus diberikan toleransi bagi pelanggar hukum, kamtibmas tidak akan terwujud.

Lanjutnya, pencuri bisa bebas bergerak di mana saja dan pembangunan daerah tidak akan pernah berjalan secara berkesinambungan.

“Apabila cara  pandang sekelas pejabat saja seperti ini, bagaimana bisa dijadikan teladan bagi masyarakat kecil dibawah,” ocehnya.

Agus berasumsi, tindakan oknum pejabat teras ini seolah-olah memiliki tendensi membenturkan aparat penegak hukum dengan Pemkab Mukomuko.

“Ini bahaya dan bisa menimbulkan hubungan yang kurang harmonis antara APH dengan Pemkab Mukomuko, apalagi dia adalah seorang Kepala Dinas,” kuatir Agus.

Agus mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing dengan apa yang disampaikan oknum pejabat tersebut.

“Dan kita minta kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti ucapan oknum pejabat yang menuding aparat memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, awak media juga meminta tanggapan tokoh masyarakat setempat, Saliman, terkait kegiatan razia tersebut.

Saliman mengatakan, dirinya mendukung kegiatan penertiban yang dilakukan oleh Satlantas Polres Mukomuko agar tidak terjadi kemacetan dibeberapa ruas jalan di Kabupaten Mukomuko ini.

“Tentu kami mendukung, termasuk untuk yang melanggar lalulintas, siapapun itu, diberikan tindakan yang terukur sesuai tingkat pelanggarannya,” singkat Saliman normative. (zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *