Seluma, Satujuang.com – Ratusan pelajar dari jenjang SD hingga SMA/SMK se-Kabupaten Seluma memadati lapangan SMAN 1 Seluma guna mengikuti pembukaan ajang tahunan Gebyar SMANSA 2026, Selasa (13/10/26).
Kegiatan berkala ini dihelat dalam rangka menyemarakkan peringatan Bulan Bahasa sekaligus wadah penyaluran minat bakat di bidang literasi, seni, serta ajang Sport Competition.
Kepala SMAN 1 Seluma, Dian Rachmayanti M.Pd, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kembali agenda besar tahunan tersebut secara konsisten di bulan Oktober.
“Alhamdulillah pada tahun 2026 ini kami tetap bisa melaksanakan kegiatan rutin tahunan Gebyar SMANSA,” ujar Dian.
“Kegiatan ini kami lakukan tiap tahun dalam rangka peringatan Bulan Bahasa yang kami laksanakan di bulan Oktober ini,” lanjutnya.
Dalam agenda Bulan Bahasa, panitia menggelar berbagai cabang lomba meliputi cipta puisi, baca puisi, penulisan cerpen, pidato bahasa Inggris, scrabble, hingga vokal solo song.
Sementara untuk ajang sport competition, panitia membentang laga basket, futsal, dan bola voli kategori putra-putri untuk tingkat SMP dan SMA/SMK sederajat.
Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran utusan sekolah-sekolah yang berlokasi cukup jauh, seperti SMAN 8 Seluma di Talang Kabu dan SMAN 9 Seluma di Jabat Akar.
“Antusiasme siswa-siswi cukup meriah, bukan hanya dari internal SMAN 1 Seluma tetapi dari berbagai sekolah di Kabupaten Seluma,” beber Dian.
“Bahkan sekolah yang jauh seperti SMAN 8 di Talang Kabu dan SMAN 9 di Jabat Akar ikut mengirimkan utusan mereka,” tambahnya.
Daya tarik utama dalam Gebyar SMANSA tahun ini yakni hadirnya kompetisi panjat tebing yang bekerja sama langsung dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Seluma.
Fasilitas papan panjat (wall climbing) di SMAN 1 Seluma kini telah ditingkatkan ketinggiannya menjadi lebih dari 13 meter setelah mendapat penambahan struktur sekitar empat meter.
“Fasilitas wall climbing ini saya rasa satu-satunya di Kabupaten Seluma, bahkan mungkin di tingkat sekolah se-Provinsi Bengkulu. Tahun ini tingginya kami tambah empat meter menjadi sekitar 13 meter lebih,” jelas Dian.
Khusus untuk cabang olahraga panjat tebing, pendaftaran dibuka luas mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat dengan partisipasi peserta mendekati angka 200 atlet muda.
“Khusus panjat tebing dibuka dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK. Alhamdulillah antusiasmenya sangat besar, terbukti pesertanya hampir mencapai 200 orang,” imbuhnya.
Manajemen sekolah berharap seluruh rangkaian ajang unjuk bakat dan olahraga ini dapat berlangsung aman, tertib, serta terhindar dari potensi gesekan antarpeserta hingga penutupan nanti.
“Harapan kami kegiatan ini berjalan lancar sampai selesai, tidak ada keributan. Kami sudah tekankan kepada seluruh peserta untuk menjaga sportifitas,” tegas Dian. (da)












