Lebong, Satujuang.com–Pemerintah Desa Talang Kerinci, Kecamatan Bingin Kuning, berharap Pemerintah Kabupaten Lebong dapat mengakomodir pembangunan bronjong di bantaran Sungai Ketahun yang berada di wilayah desa tersebut.
Harapan tersebut disampaikan Pjs Kepala Desa Talang Kerinci, Anita Aryani, usai kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di balai desa Talang Kerinci, Sabtu (23/5/26).
Anita mengatakan, kondisi bantaran Sungai Ketahun saat ini cukup mengkhawatirkan akibat longsor yang terjadi setelah banjir besar beberapa waktu lalu.
Menurutnya, derasnya arus sungai telah mengikis tanah di sepanjang pinggiran sungai dan mengancam rumah warga yang berada di sekitar lokasi.
“Akibat banjir besar kemarin, sudah banyak tanah di bantaran sungai yang longsor. Kondisi ini tentu membuat warga khawatir, terutama rumah yang berada dekat aliran Sungai Ketahun,” ujar Anita Aryani.
Ia menjelaskan, beberapa rumah warga bahkan mengalami kerusakan pada bagian dapur karena tanah di belakang rumah terus terkikis arus sungai. Jika tidak segera dilakukan penanganan, longsor dikhawatirkan akan semakin meluas dan mengancam bangunan lainnya.
Menurutnya, pembangunan bronjong sangat dibutuhkan untuk menahan abrasi dan mengurangi risiko longsor di bantaran sungai.
Pemerintah desa juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap kondisi yang dialami masyarakat Desa Talang Kerinci.
“Kami sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Lebong agar pembangunan bronjong ini bisa segera diakomodir. Karena ini menyangkut keselamatan rumah warga dan untuk mencegah longsor semakin parah,” katanya.
Selain itu, Anita Aryani berharap usulan tersebut dapat menjadi prioritas pemerintah daerah mengingat kondisi sungai yang terus mengalami pengikisan saat debit air meningkat. Ia juga berharap adanya langkah cepat sebelum musim hujan kembali datang.
“Harapan kami tentu ada perhatian dari pemerintah daerah agar masyarakat yang tinggal di pinggir sungai bisa merasa lebih aman dan tidak terus dihantui rasa khawatir saat hujan deras turun,” tutupnya. (ficky).











