Skandal Dana Desa Bengkulu Tengah: Puluhan Kepala Desa Dilaporkan

Satujuang, Bengkulu Tengah- Puluhan desa di Kabupaten Bengkulu Tengah kini menjadi sorotan. Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Pengawas Birokrasi ($1) telah melaporkan sejumlah kepala desa ke $1 atas dugaan penyimpangan $1.

Ketua $1 Bengkulu, Jevie Sartika SH, menegaskan temuan timnya. “Kami menemukan banyak paket kegiatan yang tidak sesuai fakta di lapangan,” ujarnya usai memasukkan laporan pada Rabu (15/10/25).

Tim $1 mendapati pembangunan Jalan Usaha Tani dan rabat beton. Volume pengerjaannya diduga dimanipulasi, bahkan ada yang fiktif sama sekali.

Laporan dilayangkan setelah investigasi lapangan dan penghimpunan bukti. Hasilnya, ditemukan sederet kejanggalan dalam proyek desa yang diduga penuh rekayasa.

Tidak hanya uang rakyat, Jevie juga mengungkap hal lain. Ada laporan dugaan perilaku asusila yang dilakukan salah satu kepala desa. Laporan resmi $1 ini diterima Kanit Tipidkor $1, Ipda Nopiarman SH.

$1 menghimpun data dugaan penyimpangan di lebih dari sepuluh desa. Nilai proyek bervariasi antara Rp150 juta hingga Rp400 juta per kegiatan. Beberapa proyek bahkan telah dicairkan penuh tanpa hasil fisik di lapangan.

“Ini bukan satu dua desa. Polanya sama: laporan keuangan rapi, tapi di lapangan nihil. Kami sudah pegang dokumentasi lengkapnya,” tegas Jevie.

$1 menegaskan, laporan ini bukan sekadar menggugah opini publik. Ini langkah nyata penegakan hukum di tingkat desa.

$1 juga meminta $1 bekerja cepat. Tujuannya agar alokasi anggaran tidak terus jadi ladang bancakan oknum aparat desa.

“Jangan tunggu viral baru bergerak. Uang rakyat itu suci, dan setiap rupiahnya harus kembali ke rakyat, bukan ke kantong pribadi,” pungkas Jevie. (Raghmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *