Disnaker Kab Blitar Gelar Pelatihan Berdasarkan Klaster Kompetensi Skema MUA, Selaras Misi Kepala Daerah

Satujuang, Blitar – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar terus berupaya mengurangi angka pengangguran dengan melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan ketrampilan bagi pencari kerja berdasarkan klaster kompetensi, skema Make Up Artist (MUA) tahun anggaran 2025.

Berdasarkan hasil rilis data Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) 2024 dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Blitar, Jumlah Pengangguran Kabupaten Blitar sebanyak 34,859 orang atau 4,77% dari Angkatan kerja dengan pendidikan didominasi lulusan SMU/ SMK dan S.1.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar, Nanang Adi Putranto dalam pidatonya, Kamis (12/6/25) bertempat di salah satu rumah makan Kanigoro kabupaten Blitar.

“Salah satu penyebabnya adalah sistem Pendidikan dan pelatihan konvensional belum menghasilkan ready work talent sesuai kebutuhan dunia kerja,” jelas Nanang.

Lebih lanjut Nanang mengatakan, Kegiatan SANG KAPTEN (Sertifikasi Angkatan Kerja Kompeten) merupakan perwujudan komiten peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Blitar melalui penyiapan tenaga kerja yang siap kerja dan tersertifikasi kompetensi dalam rangka mendukung upaya pemenuhan kebutuhan dunia kerja.

“Selaras dengan misi Kepala Daerah yang tertuang dalam rancangan RPJMD Kabupaten Blitar Tahun 2025 2029 yaitu pembangunan sumber daya manusia dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang inklusif, berakhlak, sehat jasmani dan rohani, berpendidikan yang baik, berdaya saing melalui pembangunan Keluarga Sejahtera dan optimalisasi potensi generasi muda yang siap menyongsong Indonesia Emas,” tuturnya.

Dikatakannya, Kegiatan Sang Kapten tahun 2025 dikemas dalam pola 3 in 1, Atau mengintegrasikan 3 hal elemen utama dalam satu kegiatan. Diawali dengan pelaksanaan Pelatihan Vokasi yang dilakukan oleh Instruktur Lembaga Pelatihan Kerja,

“Kemudian sertifikasi kompetensi BNSP yang dilakukan oleh Asesor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan terakhir tahapan Magang Kerja pada Dunia Usaha dan Industri (DUDI) yang terkait dengan program studi pelatihan,” ungkapnya.

Perlu diketahui, Anggaran Kegiatan bersumber dari dana DBHCHT Disnaker Kab. Blitar TA. 2025,
dengan peserta 20 orang, 5 orang merupakan keluarga petani tembakau, 15 orang melalui rekrutmen umum dari 238 pendaftar, pelaksanaan Kegiatan
12 -21 Juni.

Ditempat yang sama, Ketua APTI (Asosiasi Petani Tembakau Indonesia) kabupaten Blitar, Sunyoto menambahkan,
bahwa dengan adanya kegiatan ini sangat mendukung bagi petani tembakau, karena Disnaker sangat peduli dengan petani tembakau khususnya anak-anak muda yang belum punya pekerjaan, Disnaker telah memberikan pelatihan dan ada sertifikat nya yang nantinya sebagai pegangan untuk mencari pekerjaan,

“Kami sebagai ketua APTI mendukung karena dari Disnaker itu ada peningkatan SDM bagi anak cucu petani, jadi bukan petani yang dibina tetapi termasuk anak cucu, maka dari itu Disnaker bekerja sama dengan APTI untuk menggalang anak-anak muda atau anak cucu petani tembakau agar nanti bertambah SDM serta pengalaman agar ke depannya untuk mencari pekerjaan ada pegangannya,” imbuhnya. (Herlina/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *