Tegur Siswa, Seorang Guru Alami Cacat Permanen

Rejang Lebong– Zaharman (57) seorang guru SMAN 7 Rejang Lebong di Desa Simpang Beliti Kecamatan Binduriang alami penganiyaan.

“Betul ada kejadian tersebut,” ujar Kapolsek PUT Iptu Hengky Novrianto pada awak media, Rabu (2/8/23).

Dijelaskan Kapolsek, Zaharman mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh orang tua murid.

Akibat peristiwa tersebut, Zaharman mengalami pendarahan pada mata sebelah kanannya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, Zaharman menderita cacat permanen dan masih dirawat di Rumah Sakit AR Bunda Lubuk Linggau,” imbuh Kapolsek.

Diterangkan Kapolsek, Zaharman ditembak ketapel oleh AJ (45) orang tua siswa berinisial PD (16), warga Desa Simpang Beliti Kecamatan Binduriang.

Kronologis kejadian bermula saat Zaharman sedang piket mendapati PD merokok di Belakang Kelas dan menegur siswa tersebut.

“Merasa kesal, PD pulang ke rumahnya dan mengadu Ke AJ pada pukul 09.30 WIB, Selasa (1/8),” ucap Kapolsek.

Mendengar pengaduan anaknya, AJ yang emosi mendatangi SMAN 7 dengan membawa senjata pisau dan ketapel, kemudian melakukan penganiayaan kepada Zaharman.

Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi terkait dan Pelaku akan dilakukan pemanggilan.(nt/oza)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *