Jakarta – Pemerintah merencanakan akan mulai memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara pada 2024 mendatang.
“Presiden Jokowi memerintahkan 16 ribu ASN akan dipindahkan ke IKN pada fase awal,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, Rabu (15/3/23).
Awalnya, ASN yang akan dipindahkan ke IKN berjumlah 6 ribu orang, namun kata Anas, Jokowi meminta penambahan jumlah menjadi 16 ribu ASN agar tidak terlalu sepi.
“Saat kita simulasikan, kalau 6 ribu itu terlalu sepi lalu bapak presiden minta ditambah 20 ribu. Ketemulah skenario 16.000-an. Dimana 11 ribu-nya ASN, selebihnya tenaga dari hanka,” kata Anas.
Anas mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan super block untuk rumah dinas ASN.
Ia pun memastikan tidak ada ASN yang keberatan dipindahkan ke IKN.
Mantan Gubernur Banyuwangi ini menyebut banyak ASN muda yang berminat untuk dipindahkan ke IKN.
Anas mengatakan alasan tingginya minat ASN dimutasi ke ibu kota baru karena di sana dinilai lebih tenang dan udaranya bagus.
“Karena mereka tertarik di IKN Justru lebih tenang tidak ada kemacetan dan bahkan di sana digital, tempatnya sehat, oksigennya banyak dan suratnya meluncur ke kami tapi yang menolak justru nggak ada,” tandas Anas. (red*)






