Rohidin Mersyah Dicintai Semua Agama di Bengkulu, Tak Pernah Menyakiti

Bengkulu – Calon Gubernur (Cagub) Bengkulu nomor urut 2, Rohidin Mersyah dicintai semua agama yang ada di Provinsi Bengkulu, tak pernah menyakiti hati para pemeluk agama.

Hal itu tergambarkan dari dukungan untuknya yang datang dari berbagai pemuka agama yang ada di Bengkulu.

Diawali pernyataan Ketua Asosiasi Pendeta Provinsi Bengkulu, Sulaiman Maxi Gradus, yang menyampaikan dukungan dan doa untuk Rohidin Mersyah dalam menghadapi Pemilihan Gubernur tanggal 27 November 2024 mendatang.

“Beliau nasionalis dan perhatian kepada rakyatnya. Beliau tidak berpihak pada agama tertentu, melainkan merangkul semua umat beragama,” ujar Pdt. Sulaiman saat diwawancarai di kediamannya, Kelurahan Lingkar Barat, Kota Bengkulu, pada Rabu (23/10/24).

Sebagai petahana, Rohidin Mersyah diakui memiliki jiwa nasionalis dan kepedulian sosial yang tinggi, termasuk dalam mendukung berbagai kegiatan agama Kristiani.

Begitupun soal pembangunan yang sudah dilakukan Rohidin selama ini diakui sudah sangat banyak.

Kemudian dukungan datang dari pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kabupaten Seluma, sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Seluma, Kiai Maksum Mu’is sebagai keterwakilan agama Islam.

“Pak Rohidin sudah terbukti mampu memimpin Bengkulu dengan baik, beliau dekat dengan ulama dan selalu mendukung kegiatan keagamaan, termasuk di pondok pesantren. Ini menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap nilai-nilai agama,” ujar Kiai Maksum pada Kamis (24/10).

Kiai Maksum Mu’is meyakini kombinasi pengalaman Rohidin dalam pemerintahan dan kemampuan Meriani dalam mengelola ekonomi akan membawa sinergi yang positif bagi pembangunan Bengkulu.

Selain dari keterwakilan 2 pemuka agama tersebut, dukungan lain juga datang dari pemuka agama yang terkenal sangat selektif dalam memberikan dukungan, yakni agama Buddha.

Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Provinsi Bengkulu, Tuti Kusnaedy, mengakui umat Buddha di Bengkulu merasakan langsung dampak positif dari cara Rohidin memimpin yang membawa kesejukan.

“Saya, Tuti Kusnaedy, Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia Provinsi Bengkulu, sangat mengapresiasi kepemimpinan Bapak Rohidin. Selama masa jabatannya, kami merasakan kesejukan, kedamaian, dan persatuan yang begitu kuat,” ujar Tuti pada Kamis (24/10).

Tuti Kusnaedy juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepemimpinan Rohidin. Rohidin dinilai sosok tokoh yang membawa ketenangan di tengah masyarakat yang majemuk.

Di akhir pernyataannya, Tuti tidak hanya memberikan dukungan, tetapi juga mendoakan agar Rohidin dapat melanjutkan kepemimpinannya untuk periode berikutnya.

“Harapan dan doa kami, semoga beliau selalu sehat dan dapat melanjutkan kepemimpinannya, serta melanjutkan kebaikan yang telah beliau lakukan selama ini,” tutupnya.

Dalam memilih pemimpin, nilai pluralisme menjadi salah satu penilaian yang patut untuk dijadikan salah satu landasan dalam menjatuhkan pilihan.

Rohidin tampil sebagai satu-satunya calon yang dikenal bersih dari praktik intimidasi atau tindakan yang merugikan salah satu kelompok agama.

Pemimpin yang menghargai pluralisme sangatlah dibutuhkan Bengkulu, karena Provinsi Bengkulu tidak hanya didiami oleh masyarakat yang beragama Islam saja, menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), lebih dari 5 kepercayaan ada di Bengkulu.

Penduduk Bengkulu terdiri dari beragam agama di mana mayoritas memeluk agama Islam (96,29%) Protestan (2,37%) Katolik (0,67%) Hindu (0,52%) Buddha (0,14%) dan lainnya (0,01%). (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *