Sementara, di barisan lintas agama terdapat Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, KH Hanief Ismail dan Ketua Forum Kerukunan Lintas Agama KH Taslim Syahlan.
Kemudian Ws (baca; Wingse) Andi Gunawan dari MATAKIN, Romo Aloysius Budi Purnomo Pr yang mengiramakan lagu Syubbanul Wathon, syi’ir tanpa waton dan lagu-lagu kebangsaan dengan saxophone dari atas mobil.
Peserta kirab dilepas oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono.
Wali Kota Semarang, Hendariar Prihadi menyebut Kota Semarang sangat beruntung memiliki banyak makam auliya yang menjadi penyebar agama Islam.
Dia sebut beberapa diantaranya Habib Thoha bin Muhammad bin Yahya atau Mbah Depok, Habib Hasan bin Thoha bin Yahya atau Syaikh Kramatjati, dan KH Shaleh Darat atau Mbah Sholeh Darat.











