Satujuang- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pernah menjadi rival utama Golkar pada era Orde Baru, meskipun selalu kalah secara nasional.
Namun, PPP berhasil mencatat kemenangan signifikan di beberapa provinsi, seperti D.I. Aceh dan DKI Jakarta pada Pemilu 1977, di tengah dominasi Golkar yang kuat.
Meskipun demikian, perolehan suara PPP selalu berada di bawah Golkar dan fluktuatif hingga Pemilu 2024, di mana mereka gagal memasuki DPR RI karena suara mereka di bawah ambang batas.
Meski mengalami kemunduran, PPP masih memiliki infrastruktur organisasi yang solid hingga tingkat kabupaten/kota, serta dukungan dari wakil rakyat di DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.
Dengan fokus pada memperkuat organisasi dan eksistensi pasca-Pemilu 2024, PPP menyatakan kesiapannya untuk menghadapi masa depan.
Dengan potensi suara yang masih besar, PPP berpeluang mengirim kembali wakil-wakilnya ke DPR RI pada Pemilu 2029, asalkan dapat meraih kembali dukungan pemilih lama dan membangun dukungan baru, terutama dari pemilih muda.(Red/antara)











