Kesbangpol Jakarta Barat Bekali FKDM Sistem Deteksi Dini Potensi Gangguan

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Jakarta – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Barat melalui Sub‑bidang Peningkatan Pemahaman Sistem Deteksi Dini menggelar pelatihan khusus bagi pengurus dan anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Kegiatan ini berlangsung di salah satu hotel kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (29/7/25).

Imron, Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan Jakarta Barat, menegaskan bahwa pelatihan deteksi dini sangat vital untuk memetakan potensi gangguan di wilayah yang padat dan heterogen seperti Jakarta Barat.

“Permasalahan di kota besar memerlukan sinergi berbagai unsur, mulai dari Forkopimko hingga elemen masyarakat,” ujarnya.

FKDM, lanjut Imron, berperan sebagai ujung tombak dalam mendeteksi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG), baik yang bersumber dari perbuatan manusia maupun bencana alam.

Setiap temuan wajib dilaporkan secara berjenjang, mulai dari lurah, camat, hingga wali kota sebelum penanganan lebih lanjut.

“Koordinasi yang baik dan komitmen tugas akan membawa hasil positif dan kepuasan bersama,” tambahnya.

Dirhamul Nugraha, Pelaksana Tugas Kepala Suban Kesbangpol Jakarta Barat, menyatakan bahwa pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Acara dihadiri sekitar 100 peserta perwakilan FKDM dari tingkat kecamatan dan kelurahan, serta menghadirkan narasumber ahli di bidang keamanan dan intelijen masyarakat.

“Peran FKDM sangat menentukan untuk mewujudkan Jakarta Barat yang aman, tertib, dan kondusif. Keberlanjutan pelatihan seperti ini adalah wujud komitmen kita bersama,” ujar Dirhamul. (AHK)