Kota Bengkulu – Kepala BPKAD Kota Bengkulu, Yudi Susanda mengapresiasi Langkah TNI – Polri yang telah berkomitmen membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.
“Kita apresiasi TNI – Polri yang siap ambil bagian sesuai tupoksi masing-masing dalam mewujudkan Kota Bengkulu bebas dari sampah,” sebut Yudi, Senin (26/9/22).
Karena pada dasarnya, kata Yudi, masalah sampah merupakan masalah dan tanggungjawab bersama dengan melibatkan berbagai pihak.
Seperti yang disampaikan Kapolres Bengkulu, AKBP Andi Dady Nurcahyo, masalah sampah merupakan hal klasik, sehingga akan jadi prioritas Polres Bengkulu ke depan.
“Ini akan jadi prioritas, karena masalah ini masalah klasik. Saya lihat edukasi seperti masalah ini (sampah) semakin lama hilang, mungkin faktor gengsi atau sebagainya. Dulu, orang sering sekali menekankan kebersihan, seperti kegiatan kebersihan kelas. Nah budaya seperti inilah seharusnya kita lestarikan,” ungkap Andi Dady.
Ia pun mencontohkan adab dan budaya di Jepang dalam menjaga kebersihan negaranya dari sampah. “Di jepang, usia TK sudah ada kultur budaya membuang sampah, dan benar-benar bukan tagline saja.
“Ketika itu saya pernah sengaja membuang sampah, dan saya ditegur agar membawa botol minuman yang masih ada isinya, karena di sana memang jarang orang menjual minuman. Nah memang sampai sebegitunya adab dan edukasi disana,” tambahnya.
Bukan masalah adab dan kultur saja, Andy mengungkapkan pemberian efek jera terhadap oknum membuang sampah sembarangan juga harus ditegakkan. (Adv)






