Karang Taruna Kelurahan Duri Kepa Jakbar Gelar Hajatan Seni dan Budaya Betawi

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Jakarta – Karang Taruna Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengadakan gelaran “Hajatan Seni dan Budaya Betawi” pada Sabtu pagi (12/7/25).

Kegiatan ini menjadi panggung bagi pelestarian budaya lokal sekaligus wadah promosi bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di wilayah tersebut.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya perwakilan Tim Kerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Dewan Kota, Wakil Camat Kebon Jeruk, Sekretaris Kelurahan Duri Kepa, jajaran TNI-Polri, LMK, FKDM, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Suprapto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Karang Taruna Duri Kepa yang telah menyelenggarakan acara ini dengan sukses.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana. Ini adalah upaya nyata dalam melestarikan budaya Betawi sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujar Suprapto.

Suprapto juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahun, sebagai bentuk komitmen menjaga kekayaan budaya lokal.

Hal serupa juga diutarakan oleh Wakil Cawat Wakil Camat Kebon Jeruk, H. Agus Mulyadi. Ia menilai acara ini merupakan kebanggaan warga Jakarta, khususnya masyarakat Betawi.

“Alhamdulillah, sangat membanggakan bisa hadir bersama warga dalam hajatan budaya ini. Kegiatan semacam ini menjadi bentuk nyata kecintaan kita terhadap budaya Betawi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Duri Kepa, Sutono, saat ditemui wartawan menjelaskan, acara ini tidak hanya menampilkan pertunjukan seni dari sanggar tari, musik dan perguruan silat lokal, tetapi juga menyuguhkan beragam kuliner khas Betawi yang disajikan oleh pelaku UKM.

“Selain itu, dalam kesempatan ini, Kami sekaligus mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari semua pihak, baik dari unsur pemerintah maupun dukungan dari masyarakat sehingga acara dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” ungkap Sutono.

Ia pun berharap agar Hajatan Seni dan Budaya Betawi ini bisa menjadi agenda rutin tahunan guna melestarikan dan memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda. (AHK)